Empat WNI Awak Kapal yang Disandera di Somalia Tiba di Indonesia
Empat awak kapal Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Oktober 2026 setelah dibebaskan otoritas Puntland melalui diplomasi tertutup yang melibatkan pemerintah Indonesia dan Somalia.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Tangerang — Empat warga negara Indonesia (WNI) awak kapal MT Honour-25 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa, 6 Oktober 2026, setelah dibebaskan dari penyanderaan perompak di perairan Somalia.
Mengapa ini penting: Empat WNI telah kembali ke Indonesia setelah dibebaskan dari penyanderaan, sementara Kementerian Luar Negeri masih menangani kasus pembajakan MT Honour-25.
Keempat WNI itu adalah kapten Ashari Samadikun, Adi Faizal, Wahudinanto, dan Fiki Mutakin. Mereka tiba sekitar pukul 18.42 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono.
Menurut Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, otoritas pemerintah negara bagian Puntland, Somalia, membebaskan mereka pada 29 September 2026 melalui operasi yang didukung pemerintah Indonesia. Kementerian Luar Negeri menjalankan diplomasi tertutup bersama pemerintah Somalia, pemilik kapal, dan perwakilan negara asal awak kapal lain.
Arrmanatha mengatakan pemerintah merahasiakan proses perundingan agar tidak dimanfaatkan pembajak untuk menekan pihak yang bernegosiasi dan membahayakan para sandera. Setelah dibebaskan, keempat WNI menjalani pemulihan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
MT Honour-25 yang membawa 17 awak dibajak di sekitar perairan Hafun, Somalia, pada 21 April 2026. Selain empat WNI, awak kapal itu terdiri atas warga Pakistan, India, dan Myanmar.
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah mengatakan keempat WNI dalam kondisi baik dan penanganan kasus masih berlangsung. Informasi dari media juga menyebut seorang WNI mengalami luka, tetapi kondisi tersebut tidak dijelaskan dalam keterangan pemerintah yang dikutip RRI.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Internasional

Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Tertekan Dolar AS
Sembilan mata uang Asia yang dipantau berada di zona merah pada perdagangan pagi 6 Oktober 2026. Rupiah turun 0,06% ke level Rp17.905 per dolar AS.
Berita utama hari ini

Baca juga





