Indonesia Minta Rusia Hentikan Perekrutan WNI untuk Militer
Indonesia meminta Rusia menghentikan perekrutan WNI ke militer atau formasi terkait militer. Permintaan itu disampaikan setelah laporan tentang WNI yang meninggal dan dugaan perdagangan orang.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Rusia dan Ukraina — Pemerintah Indonesia pada 1 November 2026 meminta Rusia menghentikan perekrutan warga negara Indonesia ke dalam militer atau formasi terkait militer melalui jalur apa pun.
Mengapa ini penting: Pemerintah meminta Rusia mengecualikan WNI dari perekrutan militer, sementara Polri menelusuri 12 korban dugaan perdagangan orang dan keberadaan WNI lain di Rusia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengatakan permintaan itu telah disampaikan kepada pemerintah Rusia melalui jalur diplomatik. Indonesia juga meminta Rusia memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer Rusia.
Menurut Yvonne, pemerintah memberi perhatian khusus pada perekrutan yang terindikasi sebagai tindak pidana perdagangan orang. Pemerintah menginginkan pengecualian tersebut diterapkan secara efektif dan sesegera mungkin.
Laporan WNI tewas
Desakan diplomatik itu disampaikan setelah muncul laporan tentang WNI yang diduga bergabung dengan militer Rusia dan dikirim bertempur di Ukraina. Pada 1 November, Kementerian Luar Negeri masih menyatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow mendalami dan memverifikasi identitas serta status WNI tersebut.
Sehari kemudian, Direktorat Reserse Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Polda Metro Jaya menyebut satu dari 12 korban dalam perkara dugaan perekrutan tentara bayaran Rusia dilaporkan meninggal. Kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Rusia untuk menelusuri keberadaan WNI lain yang telah diberangkatkan.
Laporan mengenai korban meninggal itu berbeda dari informasi sebelumnya yang menyebut WNI berinisial MT. Karena itu, identitas korban tidak dicantumkan dalam laporan ini sebelum verifikasi resmi pemerintah selesai.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pemerintahan
Kapolri Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis di Lemhannas
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menempatkan integritas sebagai dasar operasi kepolisian dan menekankan pelayanan humanis dalam pengarahan di…
Terbaru di Internasional
Berita utama hari ini

Baca juga



