ESDM Bantah Isu Kenaikan Pertalite di Jakarta
Kementerian ESDM pada 25 September 2026 menyebut isu kenaikan Pertalite sebagai hoaks. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap hingga akhir 2026, meski harga minyak dunia naik.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 25 September 2026 membantah isu kenaikan harga Pertalite dan menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik sampai akhir 2026.
Juru Bicara Menteri ESDM Dwi Anggia menyebut informasi kenaikan Pertalite yang beredar sebagai hoaks atau berita bohong. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Jumat, 25 September 2026.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika juga menegaskan pemerintah tidak menaikkan harga Pertalite maupun BBM subsidi lainnya hingga akhir 2026. Ia menyampaikan penegasan tersebut di kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Informasi yang dibantah menyebut Pertalite akan naik menjadi Rp13.500 per liter pada 26 September 2026. Laporan yang dikutip menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah berulang kali menyatakan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik sampai akhir 2026, meskipun harga minyak dunia bergerak naik.
Mengapa informasi harga Pertalite penting bagi pembaca
Harga BBM subsidi berkaitan langsung dengan pengeluaran rumah tangga, biaya transportasi, dan ongkos distribusi barang. Karena itu, kepastian pemerintah mengenai Pertalite dan BBM subsidi menjadi informasi ekonomi yang relevan bagi masyarakat serta pelaku usaha.
CNBC Indonesia melaporkan tidak ada perubahan harga BBM nonsubsidi per 21 September 2026. Sementara itu, laporan Kontan menyebut pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi hingga 31 Desember 2026, berapa pun harga minyak dunia.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan informasi mengenai kenaikan Pertalite mulai 26 September 2026 merupakan hoaks. Perusahaan menyatakan tidak ada rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Rayakan HUT Pertambangan dan Energi ke-79 PLN Suplai Listrik Tanpa Kedip
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





