Kemhan Terima 102 Bidang Lahan Eks Tambang untuk Operasional Kopassus
Kementerian ESDM mengalihkan 102 bidang tanah eks tambang seluas 137,1 hektare di Kutai Kartanegara kepada Kemhan untuk mendukung fasilitas dan operasional Kopassus.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kutai Kartanegara — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalihkan status penggunaan 102 bidang tanah bekas aset pertambangan batu bara seluas 137,1 hektare kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada Jumat, 6 November 2026.
Serah terima Barang Milik Negara (BMN) tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) alih status penggunaan. Lahan itu berada di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Total luas aset tercatat 1.371.227 meter persegi. Tanah tersebut berasal dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Multi Harapan Utama (MHU), dengan nilai perolehan Rp70,68 miliar.
Alih status mendukung operasional pertahanan
Pengalihan status penggunaan BMN ditujukan kepada Kemhan c.q. Kopassus untuk mendukung kebutuhan fasilitas dan operasional Grup 4 Kopassus. Setelah BAST ditandatangani, status penggunaan aset resmi beralih kepada Kemhan/Kopassus.
Kementerian ESDM menyatakan aset tersebut menjadi tanggung jawab pihak penerima untuk dimanfaatkan sesuai tugas dan fungsinya. Penyerahan ini juga dimaksudkan untuk mendukung operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta pembangunan pertahanan dan keamanan Indonesia.
Lahan tersebut sebelumnya merupakan aset dari kegiatan pertambangan batu bara melalui PKP2B PT MHU.
Selanjutnya, pengelolaan dan pemanfaatan tanah berada di bawah Kemhan c.q. Kopassus sesuai tugas dan fungsi dalam sistem pertahanan negara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pertahanan
TNI Nyatakan Pengerahan Pasukan ke Jakarta Berstatus Siaga 3
TNI menyatakan pengerahan pasukan dalam jumlah besar ke Jakarta pada 5 November 2026 berada pada status Siaga 3. Status itu dikategorikan sebagai kond…
Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga




