Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Indonesia Minta Dukungan Saudi Percepat Perundingan Dagang GCC

Indonesia meminta dukungan Arab Saudi untuk mempercepat perundingan perdagangan bebas dengan GCC. Pertemuan Budi Santoso dan Majid bin Abdullah Al-Kassabi berlangsung di Milwaukee pada 30 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara area pelabuhan peti kemas dengan derek di tepi perairan luas.
Ilustrasi: Pemandangan udara area pelabuhan peti kemas dengan derek di tepi perairan luas. · Foto: Ollie Craig / Pexels

Milwaukee — Menteri Perdagangan Indonesia Budi Santoso membahas dukungan Arab Saudi untuk mempercepat penyelesaian perundingan perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) bersama Menteri Perdagangan Saudi Majid bin Abdullah Al-Kassabi pada 30 September 2026.

Pertemuan berlangsung di sela-sela Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Kementerian Perdagangan menyebut Indonesia dan GCC menargetkan penyelesaian perundingan pada 2026, termasuk pembahasan investasi dan perlindungan investor.

Menurut laporan Arab News, perundingan Indonesia-GCC dimulai pada Juli 2024 dan sekitar 90 persen teks perjanjian telah selesai. Indonesia masih mendorong penyelesaian pembahasan akses pasar barang serta sejumlah isu yang belum disepakati.

Al-Kassabi menyambut dorongan untuk mempercepat penyelesaian perundingan. Budi mengatakan dukungan Saudi diharapkan membantu menuntaskan proses tersebut sehingga kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dengan negara-negara GCC dapat diperkuat.

Mengapa Perundingan Indonesia-GCC Penting bagi Pembaca

Perjanjian ini berkaitan dengan peluang akses produk Indonesia ke pasar negara-negara Teluk dan penguatan kerja sama investasi. Arab Saudi menjadi mitra penting dalam upaya Indonesia menyelesaikan perundingan dengan enam negara anggota GCC.

Bisnis.com melaporkan bahwa pembahasan juga mencakup jaminan keamanan dan kepastian bagi investor. Selain itu, Indonesia dan Saudi membicarakan penguatan kerja sama di sektor energi, mineral, pertanian, perikanan, pariwisata, serta pengembangan sumber daya manusia.

RRI melaporkan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya menyelesaikan isu investasi dan perlindungan investor, sekaligus menuntaskan pembahasan akses pasar barang sesuai jadwal pada 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.