Kemendag Perkuat Akses Ekspor UMKM Lokal di 33 Negara
Kementerian Perdagangan memperkuat jaringan promosi perdagangan untuk membantu UMKM lokal mencari pembeli di pasar ekspor. Transaksi program mencapai USD 360 juta pada Januari–September 2026.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Perdagangan memperkuat fasilitas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk menembus pasar ekspor melalui jaringan perwakilan perdagangan di 33 negara pada 2026.
Program Dari Lokal untuk Global atau UMKM Bisa Ekspor memanfaatkan peran Atase Perdagangan Luar Negeri dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) untuk membuka peluang pembeli di luar negeri. Sebanyak 44 ITPC disebut berperan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, dengan dukungan pembiayaan perbankan, badan usaha milik negara, dan asosiasi dagang.
Kementerian Perdagangan mencatat nilai transaksi program tersebut mencapai USD 360 juta pada periode Januari–September 2026. Nilai itu meningkat dibandingkan USD 134 juta sepanjang 2025.
Program ekspor membuka akses pasar bagi UMKM lokal
Melalui skema tersebut, pelaku UMKM mempresentasikan produknya kepada perwakilan perdagangan Indonesia. Atase perdagangan dan ITPC kemudian membantu mencarikan buyer di negara tujuan.
Program ini menempatkan jaringan promosi perdagangan sebagai penghubung antara produk lokal dan pasar internasional. Fasilitas itu relevan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan akses pembeli, dukungan pembiayaan, serta pendampingan untuk memulai atau memperluas ekspor.
Sumber lain yang memuat keterangan Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut 60 persen UMKM yang terlibat dalam program tersebut sebelumnya belum pernah melakukan ekspor. Keterangan itu juga mencatat nilai transaksi USD 360 juta pada Januari–September 2026, dibandingkan USD 134 juta pada 2025.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Kadin Targetkan Ekspor Indonesia Menjadi US$330 Miliar
Kadin Indonesia menargetkan ekspor naik 10 persen dari sekitar US$300 miliar menjadi US$330 miliar per tahun. Diversifikasi pasar diharapkan membuka p…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





