Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Mendag Siapkan Empat Jalur UMKM Global di Jakarta

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan empat klaster Dari Lokal untuk Global di Jakarta. Program ini didukung 46 perwakilan perdagangan di 33 negara.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan kardus paket cokelat di dalam bagasi mobil pengantar barang yang terkena cahaya matahari.
Ilustrasi: Tumpukan kardus paket cokelat di dalam bagasi mobil pengantar barang yang terkena cahaya matahari. · Foto: Kampus Production / Pexels

Jakarta — Menteri Perdagangan Budi Santoso memaparkan program Dari Lokal untuk Global untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar global dalam forum Kadin di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.

Program tersebut dibagi menjadi empat klaster, yakni UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor), Desa BISA Ekspor, Kemitraan UMKM, dan Campuspreneur. Kemendag menyusun pembinaan secara bertahap, mulai dari pengembangan produk, penetrasi pasar, hingga perluasan akses penjualan ke pasar ekspor.

Untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dagang internasional, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengoptimalkan 46 perwakilan perdagangan Indonesia yang tersebar di 33 negara. Dukungan itu mencakup pitching dan business matching bagi UMKM yang produknya siap dipasarkan ke luar negeri.

Empat jalur memperluas akses pasar UMKM

UMKM BISA Ekspor berfokus pada kesiapan pelaku usaha memasuki pasar internasional. Desa BISA Ekspor memperkuat ekosistem usaha dari hulu hingga hilir di daerah. Kemitraan UMKM diarahkan untuk memperluas akses pasar melalui kerja sama dengan mitra usaha, sedangkan Campuspreneur menyiapkan wirausaha muda melalui pengembangan usaha dan dukungan pemasaran.

Bagi pembaca, kebijakan ini relevan karena membuka jalur bagi produk usaha lokal untuk memperoleh pendampingan, akses calon pembeli, dan peluang masuk rantai pasok internasional. Peran perwakilan perdagangan di luar negeri juga memberi saluran promosi bagi UMKM yang telah memenuhi kesiapan produk dan komersial.

Kemendag menyatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM dan pelaku usaha desa naik kelas. Tahapan pembinaan dirancang agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memperluas penjualan hingga pasar ekspor.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.