Mendag Siapkan Empat Jalur UMKM Global di Jakarta
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan empat klaster Dari Lokal untuk Global di Jakarta. Program ini didukung 46 perwakilan perdagangan di 33 negara.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Perdagangan Budi Santoso memaparkan program Dari Lokal untuk Global untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar global dalam forum Kadin di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.
Program tersebut dibagi menjadi empat klaster, yakni UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor), Desa BISA Ekspor, Kemitraan UMKM, dan Campuspreneur. Kemendag menyusun pembinaan secara bertahap, mulai dari pengembangan produk, penetrasi pasar, hingga perluasan akses penjualan ke pasar ekspor.
Untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dagang internasional, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengoptimalkan 46 perwakilan perdagangan Indonesia yang tersebar di 33 negara. Dukungan itu mencakup pitching dan business matching bagi UMKM yang produknya siap dipasarkan ke luar negeri.
Empat jalur memperluas akses pasar UMKM
UMKM BISA Ekspor berfokus pada kesiapan pelaku usaha memasuki pasar internasional. Desa BISA Ekspor memperkuat ekosistem usaha dari hulu hingga hilir di daerah. Kemitraan UMKM diarahkan untuk memperluas akses pasar melalui kerja sama dengan mitra usaha, sedangkan Campuspreneur menyiapkan wirausaha muda melalui pengembangan usaha dan dukungan pemasaran.
Bagi pembaca, kebijakan ini relevan karena membuka jalur bagi produk usaha lokal untuk memperoleh pendampingan, akses calon pembeli, dan peluang masuk rantai pasok internasional. Peran perwakilan perdagangan di luar negeri juga memberi saluran promosi bagi UMKM yang telah memenuhi kesiapan produk dan komersial.
Kemendag menyatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM dan pelaku usaha desa naik kelas. Tahapan pembinaan dirancang agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memperluas penjualan hingga pasar ekspor.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
112.849 Usaha Mikro Terdampak Bencana Ditetapkan sebagai Penerima Banpres
Kementerian UMKM menetapkan 112.849 usaha mikro terdampak bencana sebagai penerima Banpres tahap pertama di tiga provinsi. Seluruh penyaluran ditarget…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





