Kabar18.com

Kamis, 24 September 2026

Jan Koum Meniti Jalan dari Ukraina hingga Membangun WhatsApp

Jan Koum, pendiri WhatsApp, tumbuh dalam keluarga miskin di Ukraina, belajar pemrograman secara mandiri, lalu bekerja di Yahoo sebelum membangun perusahaan teknologi tersebut.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Laptop yang menampilkan baris kode di atas meja kayu bersama buku catatan dan kamera.
Ilustrasi: Laptop yang menampilkan baris kode di atas meja kayu bersama buku catatan dan kamera. · Foto: Daniil Komov / Pexels

KyivJan Koum, pendiri WhatsApp, kembali disorot pada 22 September 2026 melalui kisah hidupnya dari keluarga miskin di Ukraina hingga membangun perusahaan teknologi global.

Koum lahir dan dibesarkan di sebuah desa kecil di luar Kyiv, Ukraina. Liputan mengenai perjalanan hidupnya menyebut ia berasal dari keluarga sederhana dan menghadapi kesulitan ekonomi sejak masa kanak-kanak. Pada 1992, ketika berusia 16 tahun, Koum bersama ibu dan neneknya pindah ke Amerika Serikat.

Setelah tiba di California, Koum dan ibunya menerima bantuan sosial serta kupon makanan. Ia juga melakukan pekerjaan sambilan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kondisi tersebut, Koum mempelajari pemrograman secara mandiri dan mengembangkan kemampuan dalam memahami sistem keamanan komputer.

Kemampuan itu membawanya bekerja sebagai penguji keamanan sebelum bergabung dengan Yahoo. Pada 1997, Yahoo merekrut Koum sebagai insinyur infrastruktur. Di perusahaan tersebut, ia bertemu Brian Acton, yang kemudian menjadi mitranya dalam mendirikan WhatsApp.

Perjalanan Koum menunjukkan jalur alternatif menuju industri teknologi

Kisah Koum relevan bagi pembaca Indonesia karena memperlihatkan bahwa karier di bidang teknologi tidak hanya dibangun melalui pendidikan formal. Pengalaman kerja, pembelajaran mandiri, dan kemampuan teknis menjadi bagian penting dari perjalanan yang membawanya dari keluarga miskin di Ukraina ke industri teknologi dunia.

Koum dan Acton mendaftarkan WhatsApp pada 24 Februari 2009. Aplikasi tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu layanan pesan yang dikenal luas. Sumber-sumber yang memuat biografinya menempatkan pengalaman Koum sebagai imigran, pekerja berupah rendah, serta insinyur keamanan komputer sebagai konteks penting sebelum pendirian WhatsApp.

Informasi yang tersedia tidak menyebut agenda atau perkembangan lanjutan Koum pada 22 September 2026. Karena itu, pemberitaan ini berfokus pada latar belakang dan perjalanan kariernya yang kembali disorot.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Tokoh

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.