Kasus ISPA Palembang Capai 17.434 pada September, Enam Puskesmas Siaga 24 Jam
Pemerintah Kota Palembang menyiagakan enam puskesmas rawat inap selama 24 jam setelah kasus ISPA pada September 2026 mencapai 17.434 kasus di tengah kabut asap.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Palembang — Pemerintah Kota Palembang menyiagakan enam puskesmas rawat inap selama 24 jam untuk menangani warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah kabut asap. Kebijakan itu disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa pada 3 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Warga Palembang dengan gangguan pernapasan dapat mengakses enam puskesmas rawat inap selama 24 jam di tengah kabut asap dan kenaikan kasus ISPA.
Menurut laporan Detik, jumlah kasus ISPA di Palembang pada September 2026 mencapai 17.434 kasus, tertinggi sepanjang tahun tersebut. Pemerintah kota juga mengoptimalkan layanan rumah sakit pemerintah dan swasta serta meminta tenaga kesehatan mendatangi warga yang membutuhkan penanganan.
Kabut asap dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di sekitar Palembang. Laporan yang mengutip data BPBD Sumatera Selatan menyebut konsentrasi PM2,5 mencapai 494, sementara kualitas udara berada dalam kategori berbahaya.
Enam puskesmas yang disiagakan melayani warga yang terdampak gangguan pernapasan. Pemerintah kota juga menyediakan akses layanan melalui PSC 119; warga dapat menyampaikan informasi melalui layanan itu atau melalui ketua RT dan RW setempat.
Data resmi Pemerintah Kota Palembang pada 17 September 2026 mencatat 752 kasus ISPA harian, naik dari 706 kasus sehari sebelumnya. Pada periode itu, pemerintah kota menyiapkan 61 posko kesehatan di 42 puskesmas dan menyalurkan 55.400 masker.
Angka 17.434 kasus merupakan jumlah kasus ISPA pada September, bukan total kasus sepanjang 2026. Data Dinas Kesehatan Palembang yang dikutip Detik sebelumnya mencatat 125.721 kasus ISPA sepanjang Januari hingga September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Mengapa Karhutla Berdampak pada Kesehatan dan Ekonomi Indonesia?
Kajian Celios yang dimuat Kementerian Lingkungan Hidup memperkirakan 1,78 juta orang terdampak dan terdiagnosis ISPA akibat karhutla, dengan biaya kes…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





