Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Mengapa IHSG Pulih dari Koreksi 19,93 Persen pada 2026?

Laporan KSSK mencatat IHSG terkoreksi 19,93% pada triwulan II 2026 dan ditutup di level 5.643,19. Pada 31 Juli 2026, indeks menguat 10,51% menjadi 6.236,13.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang memegang ponsel pintar dan mengetik di laptop yang menampilkan grafik pergerakan saham.
Ilustrasi: Seseorang memegang ponsel pintar dan mengetik di laptop yang menampilkan grafik pergerakan saham. · Foto: Joshua Mayo / Pexels

Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi pada triwulan II 2026 dan mulai pulih pada awal triwulan III 2026, berdasarkan laporan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang disampaikan pada Agustus 2026.

Laporan KSSK menyebut IHSG ditutup pada level 5.643,19 pada akhir triwulan II 2026. Angka itu mencerminkan koreksi 19,93% secara kuartalan atau quarter-to-quarter (qtq), seiring tingginya ketidakpastian global dan penyesuaian portofolio investor.

Perubahan arah terlihat ketika memasuki Juli 2026. Pada 31 Juli 2026, IHSG ditutup pada level 6.236,13 atau menguat 10,51% secara bulanan atau month-to-date (mtd). Data tersebut menunjukkan pasar modal domestik mulai memasuki fase pemulihan pada awal triwulan III 2026.

Mengapa pergerakan IHSG penting bagi pembaca

IHSG merupakan indikator yang menggambarkan kinerja saham di pasar modal Indonesia. Perubahan level indeks membantu pembaca memahami arah umum perdagangan saham, sementara persentase kenaikan atau penurunan menunjukkan perubahan kinerja dalam periode tertentu.

Laporan KSSK mengaitkan koreksi pada triwulan II 2026 dengan ketidakpastian global dan penyesuaian atau rebalancing portofolio investor. Ketika tekanan tersebut mereda dan kondisi pasar membaik, indeks dapat bergerak ke arah pemulihan, seperti yang tercatat pada Juli 2026.

Perbandingan kedua periode itu penting karena memperlihatkan perubahan IHSG dalam waktu relatif singkat: dari penutupan 5.643,19 pada akhir triwulan II 2026 menjadi 6.236,13 pada 31 Juli 2026. Laporan KSSK menyatakan fase pemulihan tersebut berlangsung pada awal triwulan III 2026.

Data ini tidak dengan sendirinya menjelaskan kinerja setiap saham atau hasil investasi setiap investor. Angka yang disampaikan merupakan gambaran kinerja indeks pasar secara keseluruhan dalam periode yang disebutkan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.