Kabar18.com

Jumat, 16 Oktober 2026

Menteri Ekraf Dorong Penulis Baru dari Kisah Gadis Kretek

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut keberhasilan Gadis Kretek di Netflix membuka peluang bagi penulis baru Indonesia dan karya lokal di pasar global.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang sedang mengetik naskah menggunakan mesin tik manual di atas meja kayu.
Ilustrasi: Seseorang sedang mengetik naskah menggunakan mesin tik manual di atas meja kayu. · Foto: Ron Lach / Pexels

Jakarta — Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan keberhasilan Gadis Kretek di Netflix membuka peluang dan mendorong lahirnya penulis baru Indonesia pada 14 Oktober 2026 di Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian Literaia: Festival Literasi Nasional 2026 di Museum Nasional Indonesia. Teuku Riefky berharap semakin banyak karya sastra Indonesia berangkat dari sejarah dan budaya lokal, lalu berkembang menjadi karya lintas medium yang dapat dikenal pembaca dan penonton di berbagai negara.

Gadis Kretek berawal dari novel karya Ratih Kumala yang terbit pada 2012. Cerita tersebut kemudian diadaptasi menjadi serial Netflix yang tayang pada 2 November 2023. Berdasarkan data Netflix untuk periode 6–12 November 2023, serial itu menempati peringkat ke-10 dalam daftar Top 10 serial TV nonbahasa Inggris global dengan 1,6 juta penayangan dalam sepekan. Gadis Kretek juga masuk daftar Top 10 di enam negara, termasuk Indonesia dan Malaysia.

Keberhasilan Gadis Kretek membuka jalur karya lokal ke pasar global

Kementerian Ekonomi Kreatif melihat perjalanan Gadis Kretek sebagai contoh bahwa karya sastra tidak berhenti pada penerbitan buku. Karya penulis dapat dikembangkan melalui penerjemahan, penerbitan internasional, adaptasi film dan serial, serta bentuk audiovisual lainnya.

Teuku Riefky menyebut Indonesia membutuhkan lebih banyak penulis dengan gagasan, imajinasi, dan cerita yang mampu menjangkau pembaca lintas negara. Festival literasi tersebut mempertemukan penulis, penerbit, komunitas literasi, dan pelaku industri kreatif untuk membahas pengembangan karya serta peluang memasuki pasar yang lebih luas.

Bagi pembaca Indonesia, kebijakan ini menunjukkan bahwa cerita yang berakar pada pengalaman dan budaya lokal dapat memiliki jangkauan internasional sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif. Penguatan ekosistem literasi menjadi konteks utama dari dorongan untuk melahirkan karya baru yang mengikuti keberhasilan Gadis Kretek.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Inspirasi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.