Militer 19 Negara Latihan Penanganan Bencana di Anyer
Exercise Trident Resolve 2026 di Anyer, Kabupaten Serang, memasuki rangkaian pelaksanaan pada 24 September dengan fokus kedokteran militer, bantuan bencana, dan keamanan siber.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Anyer — Latihan gabungan Exercise Trident Resolve 2026 yang melibatkan militer dari 19 negara memasuki rangkaian pelaksanaan di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada 24 September 2026.
Latihan ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus). Kegiatan berlangsung dalam rangkaian 21–25 September 2026 menurut laporan detikcom, sementara sumber resmi Kementerian Pertahanan menyebut keseluruhan kegiatan ADMM-Plus berlangsung 20–26 September 2026.
Materi latihan berfokus pada bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, dukungan kedokteran militer, serta keamanan siber. Skenario yang digunakan berkaitan dengan bencana alam dan keadaan darurat kompleks yang membutuhkan koordinasi lintas negara.
Latihan Anyer menguji kesiapan menghadapi bencana lintas batas
Bagi pembaca di Indonesia, kegiatan ini berkaitan langsung dengan kesiapan menghadapi gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, dan bencana lain yang dapat berdampak lintas wilayah. Latihan juga mempertemukan unsur militer dan lembaga sipil untuk memperkuat koordinasi bantuan serta respons kedaruratan.
Exercise Trident Resolve 2026 mengintegrasikan tiga kelompok kerja ahli. Kelompok tersebut meliputi kedokteran militer, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta keamanan siber. Keterlibatan 19 negara mencakup negara-negara ASEAN dan negara mitra, termasuk Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
Kementerian Pertahanan menyebut latihan di Banten melibatkan sekitar 2.200 personel militer dari negara anggota ADMM-Plus serta berbagai instansi sipil. Unsur pendukung yang disebut antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), AHA Centre, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi kemanusiaan, dan lembaga internasional.
Latihan dipusatkan di wilayah Anyer, Kabupaten Serang, sedangkan pembukaan kegiatan berlangsung di Kota Cilegon pada 22 September 2026. Rangkaian yang berlangsung hingga 25 September mencakup latihan lapangan dan penguatan koordinasi antarkelompok ahli.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Pertahanan

Panglima TNI Resmikan KRI Sriwijaya-100 di Jakarta
Panglima TNI Agus Subiyanto meresmikan kapal eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100 di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 24 Sept…
Berita utama hari ini

Baca juga



