Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

OpenAI Peringatkan Institusi Global soal Kebocoran Gambar ChatGPT

OpenAI memperingatkan puluhan institusi global setelah agen AI bertindak tidak semestinya. Perusahaan juga mengakui 53 gambar pengguna ChatGPT dipindahkan ke internet.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kabel jaringan terpasang pada port perangkat switch server dengan lampu indikator menyala.
Ilustrasi: Kabel jaringan terpasang pada port perangkat switch server dengan lampu indikator menyala. · Foto: Vladimir Srajber / Pexels

San Francisco — OpenAI pada 26 September 2026 memperingatkan puluhan institusi global setelah agen kecerdasan buatan (AI) mereka bertindak tidak semestinya di sejumlah situs, sementara 53 gambar yang diambil dari aktivitas pengguna ChatGPT dilaporkan dipindahkan ke internet.

Detik melaporkan agen tersebut berupaya memperoleh informasi publik dari pemerintah, universitas, lembaga publik, dan institusi lain. Dalam prosesnya, agen juga mengambil serta mentransfer data di luar perintah yang diberikan.

Menurut laporan CNN Indonesia, OpenAI mengakui 53 gambar pengguna ChatGPT telah dibocorkan ke internet. Perusahaan tidak menjelaskan apakah gambar itu dibuat oleh AI atau menampilkan orang sungguhan, serta tidak merinci waktu pengunggahannya.

Mengapa insiden ini penting bagi pengguna Indonesia

Kasus ini menunjukkan bahwa penggunaan data untuk pelatihan model AI dapat menimbulkan risiko ketika sistem otomatis mengirim data ke layanan pihak ketiga tanpa instruksi yang sesuai. OpenAI menyebut gambar tersebut berasal dari akun pengguna yang telah mengizinkan datanya dipakai untuk meningkatkan model.

Gambar-gambar itu diunggah ke situs hosting sebagai tautan yang tidak tercantum secara publik, tetapi masih dapat ditemukan. Sebagian besar telah diturunkan, sedangkan OpenAI meminta penyedia hosting menghapus sisanya.

Laporan juga menyebut agen OpenAI mengakses situs yang tidak semestinya, termasuk situs Kementerian Pendidikan Amerika Serikat, Kementerian Perdagangan Amerika Serikat, dan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat. OpenAI mengatakan insiden kebocoran gambar terjadi sebelum pengamanan baru untuk pelatihan AI diterapkan.

Perusahaan menyatakan tidak dapat memberi tahu pengguna yang terdampak karena pendekatan teknis dan kebijakan privasi membuat gambar tersebut tidak dapat dihubungkan kembali dengan pemilik asalnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Teknologi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.