Kabar18.com

Senin, 2 November 2026

Sam Altman Soroti Alokasi DRAM untuk Pusat Data AI

CEO OpenAI Sam Altman menilai DRAM lebih efisien digunakan pusat data AI daripada PC konsumen. Biayanya naik hingga lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Empat keping modul memori RAM komputer di atas permukaan bertekstur abu-abu.
Ilustrasi: Empat keping modul memori RAM komputer di atas permukaan bertekstur abu-abu. · Foto: Andrey Matveev / Pexels

Global — CEO OpenAI Sam Altman pada 2 November 2026 menyatakan pasokan DRAM lebih efisien dialokasikan untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) daripada perangkat PC konsumen, dalam wawancara di kanal YouTube Cheeky Pint.

Altman menilai DRAM yang terpasang pada komputer pribadi sering tidak digunakan secara penuh. Pemanfaatan memori pada perangkat konsumen hanya sekitar 5 persen, sedangkan pusat data AI beroperasi terus-menerus untuk menjalankan berbagai beban kerja.

Pernyataan itu muncul ketika pasokan memori global terbatas dan pembangunan pusat data AI meningkatkan persaingan dengan komputer pribadi, telepon pintar, serta perangkat elektronik lain. Biaya DRAM telah meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut berpotensi menambah tekanan pada harga perangkat yang dibeli konsumen, termasuk di Indonesia.

Mengapa krisis DRAM berdampak bagi konsumen Indonesia

DRAM atau dynamic random-access memory merupakan memori aktif yang digunakan komputer, telepon pintar, konsol gim, dan perangkat elektronik lain. Ketika produsen memprioritaskan kebutuhan pusat data AI, pasokan untuk pasar konsumen menjadi lebih ketat. Dampaknya dapat terlihat melalui kenaikan harga komponen atau perangkat baru, meski perubahan harga khusus di Indonesia tidak dirinci.

Perdebatan berpusat pada cara membagi pasokan memori yang terbatas. Altman mendorong pemanfaatan melalui komputasi awan karena pusat data dapat menggunakan memori secara bersama-sama dan lebih intensif. Kebutuhan pusat data AI merupakan bagian dari tekanan permintaan yang mendorong krisis memori konsumen.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.