OpenAI Perluas Akses Dots ke Pengguna Pro dan Enterprise
OpenAI memperluas akses Dots pada 4 Oktober 2026 kepada pengguna Pro, Business Premium, dan Enterprise. Agen ini bekerja lintas aplikasi dengan Auto-Review sebagai pengaman.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
San Francisco — OpenAI memperluas akses Dots pada 4 Oktober 2026 kepada pengguna ChatGPT Pro, Business Premium, dan Enterprise, setelah layanan agen kecerdasan buatan itu diluncurkan pada 1 Oktober.
Dots merupakan agen yang dirancang untuk menjalankan pekerjaan berkelanjutan melalui aplikasi yang terhubung. OpenAI menyebut Dots ditenagai GPT-6 Astra, memiliki komputer awan sendiri, dapat mempelajari umpan balik, dan bekerja menuju tujuan pengguna.
Akses untuk pengguna Enterprise tersedia dalam bentuk beta dan bergantung pada pengaktifan oleh administrator ruang kerja. Pada peluncuran awal, akses Pro dibatasi di sejumlah pasar, sedangkan Business Premium tersedia di pasar ChatGPT yang didukung.
Akses bertahap memperluas penggunaan agen lintas aplikasi
Bagi pembaca di Indonesia, perkembangan ini menunjukkan arah layanan AI yang tidak hanya menjawab percakapan, tetapi juga menjalankan pekerjaan pada aplikasi yang telah dihubungkan pengguna. Dots dapat membantu pekerjaan berulang dan membawa hasil kembali untuk ditinjau.
OpenAI menerapkan sejumlah pengamanan. Sistem Auto-Review memeriksa tindakan yang dapat memengaruhi akun atau membagikan informasi sebelum tindakan dijalankan. Pemeriksaan itu membandingkan rencana tindakan dengan instruksi pengguna, aturan khusus pengguna, dan persyaratan keamanan OpenAI.
Pengguna tetap memegang kendali atas tindakan tertentu. Sistem dapat meminta persetujuan, menunggu persetujuan yang telah diberikan sebelumnya, atau menyerahkan langkah tersebut kepada pengguna. Tugas sensitif, termasuk perubahan kata sandi, tetap memerlukan keterlibatan manusia.
Untuk riset proaktif, Dots menggunakan aplikasi yang telah dihubungkan dan alat dengan akses baca saja. Dalam mode itu, agen tidak dapat mengirim pesan, mengubah isi aplikasi, atau mengendalikan peramban maupun komputer pengguna.
OpenAI juga menyatakan Dots dapat dibuat melalui aplikasi desktop ChatGPT atau peramban desktop. Enterprise, termasuk pengguna Edu dan Healthcare, dapat mencoba versi beta setelah administrator ruang kerja mengaktifkannya.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

AFTECH Catat 84 Persen Anggota Pakai AI, Deepfake Mengintai
Survei Anggota AFTECH 2025–2026 mencatat 84 persen anggota telah memakai AI dalam proses bisnis. Penggunaan itu diikuti risiko penipuan deepfake.
Berita utama hari ini

Baca juga





