Pemerintah Mulai Modernisasi Pelabuhan Perikanan Pengambengan
Kementerian Kelautan dan Perikanan memulai modernisasi Pelabuhan Pengambengan, Jembrana, dengan nilai kontrak Rp1,27 triliun. Aktivitas perikanan dari Benoa akan dipindahkan bertahap.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Pengambengan — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meletakkan batu pertama pembangunan modernisasi Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan pada Selasa, 29 September 2026. Proyek itu berada di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana.
Mengapa ini penting: Pemindahan bertahap aktivitas perikanan dari Benoa ke Pengambengan dan pembangunan fasilitas baru akan mengubah lokasi kegiatan perikanan industri di Bali hingga 5 Maret 2029.
Pembangunan tersebut menelan nilai kontrak Rp1.276.956.795.000. Menurut CNBC Indonesia, proyek ini merupakan bagian dari Integrated Fishing Ports and International Fish Markets Phase-I yang dibiayai pinjaman luar negeri Islamic Development Bank.
Pelabuhan Pengambengan akan dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan modern dan pasar ikan internasional. Fasilitasnya diarahkan untuk mendukung pendaratan, perdagangan, serta ekspor produk perikanan.
Trenggono mengatakan aktivitas perikanan di Pelabuhan Benoa akan dipindahkan ke Pengambengan secara bertahap. Menurut CNBC Indonesia, kapal industri akan menggunakan Pengambengan, sedangkan kapal-kapal kecil akan mendapat ruang melalui penataan kawasan perikanan dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pemisahan fungsi itu dilakukan karena Benoa diarahkan sebagai kawasan pariwisata. Pemerintah menilai kegiatan perikanan dan pariwisata perlu ditata pada lokasi yang berbeda.
Menurut CNBC Indonesia, pekerjaan konstruksi berlangsung selama 915 hari kalender, mulai 3 September 2026 hingga 5 Maret 2029. Pekerjaan mencakup pembangunan pemecah gelombang, pelindung pantai, groin, reklamasi, kolam pelabuhan, serta dermaga untuk kapal besar dan kecil.
Kumparan melaporkan pembangunan dibagi menjadi pekerjaan persiapan, infrastruktur sisi laut, dan infrastruktur sisi darat. Pelaksanaan konstruksi melibatkan China Road and Bridge Corporation bersama PT Nindya Karya melalui kerja sama operasi, sedangkan PT Agrinas Jaladri Nusantara berperan sebagai manajemen konstruksi.
Pengambengan juga disiapkan sebagai pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor. Kementerian Kelautan dan Perikanan selanjutnya merencanakan pengembangan pelabuhan perikanan modern di Cilacap, Jawa Tengah, dan Bitung, Sulawesi Utara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Gaya Hidup
Wisatawan Mancanegara Bergabung dalam Aci Tabuh Rah Pengangon di Badung
Wisatawan mancanegara ikut dalam tradisi perang tipat bantal di Desa Adat Kapal, Badung, Bali, pada 26 September 2026. Prosesi ini bagian dari Aci Tab…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga




