Kabar18.com

Rabu, 30 September 2026

Pemerintah Mulai Modernisasi Pelabuhan Perikanan Pengambengan

Kementerian Kelautan dan Perikanan memulai modernisasi Pelabuhan Pengambengan, Jembrana, dengan nilai kontrak Rp1,27 triliun. Aktivitas perikanan dari Benoa akan dipindahkan bertahap.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan kapal nelayan kayu bersandar di dermaga beton pelabuhan.
Ilustrasi: Deretan kapal nelayan kayu bersandar di dermaga beton pelabuhan. · Foto: sumit kumar / Pexels

Pengambengan — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meletakkan batu pertama pembangunan modernisasi Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan pada Selasa, 29 September 2026. Proyek itu berada di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana.

Mengapa ini penting: Pemindahan bertahap aktivitas perikanan dari Benoa ke Pengambengan dan pembangunan fasilitas baru akan mengubah lokasi kegiatan perikanan industri di Bali hingga 5 Maret 2029.

Pembangunan tersebut menelan nilai kontrak Rp1.276.956.795.000. Menurut CNBC Indonesia, proyek ini merupakan bagian dari Integrated Fishing Ports and International Fish Markets Phase-I yang dibiayai pinjaman luar negeri Islamic Development Bank.

Pelabuhan Pengambengan akan dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan modern dan pasar ikan internasional. Fasilitasnya diarahkan untuk mendukung pendaratan, perdagangan, serta ekspor produk perikanan.

Trenggono mengatakan aktivitas perikanan di Pelabuhan Benoa akan dipindahkan ke Pengambengan secara bertahap. Menurut CNBC Indonesia, kapal industri akan menggunakan Pengambengan, sedangkan kapal-kapal kecil akan mendapat ruang melalui penataan kawasan perikanan dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Pemisahan fungsi itu dilakukan karena Benoa diarahkan sebagai kawasan pariwisata. Pemerintah menilai kegiatan perikanan dan pariwisata perlu ditata pada lokasi yang berbeda.

Menurut CNBC Indonesia, pekerjaan konstruksi berlangsung selama 915 hari kalender, mulai 3 September 2026 hingga 5 Maret 2029. Pekerjaan mencakup pembangunan pemecah gelombang, pelindung pantai, groin, reklamasi, kolam pelabuhan, serta dermaga untuk kapal besar dan kecil.

Kumparan melaporkan pembangunan dibagi menjadi pekerjaan persiapan, infrastruktur sisi laut, dan infrastruktur sisi darat. Pelaksanaan konstruksi melibatkan China Road and Bridge Corporation bersama PT Nindya Karya melalui kerja sama operasi, sedangkan PT Agrinas Jaladri Nusantara berperan sebagai manajemen konstruksi.

Pengambengan juga disiapkan sebagai pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor. Kementerian Kelautan dan Perikanan selanjutnya merencanakan pengembangan pelabuhan perikanan modern di Cilacap, Jawa Tengah, dan Bitung, Sulawesi Utara.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.