PT PAL dan DEFEND ID Pamerkan Alutsista Maritim di TNI Fair Surabaya
PT PAL Indonesia bersama holding industri pertahanan DEFEND ID menampilkan berbagai produk alutsista maritim di TNI Fair 2026 di Surabaya, lewat miniatur dan video, untuk mengedukasi publik tentang kemandirian industri pertahanan dan…
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Surabaya — PT PAL Indonesia bersama holding industri pertahanan DEFEND ID memamerkan berbagai produk alutsista maritim dalam TNI Fair 2026 di Surabaya pada 19–20 September 2026. Pameran digelar sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia dan terbuka untuk masyarakat umum.
Mengapa ini penting: Pameran alutsista di TNI Fair 2026 menunjukkan kemampuan industri pertahanan maritim dalam negeri dan peran DEFEND ID dalam mendukung kebutuhan alutsista TNI di masa depan.
Menurut pemberitaan lokal, PT PAL membuka stan khusus yang menampilkan miniatur dan video produk unggulan pertahanan maritim Indonesia untuk mengedukasi publik mengenai kemandirian industri pertahanan nasional. Perusahaan menekankan pentingnya kemampuan membangun dan merawat kapal perang di dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta memperkuat ekosistem pemasok lokal.
Dalam TNI Fair 2026, PT PAL Indonesia menampilkan sejumlah produk alutsista maritim, antara lain kapal cepat rudal, frigat, kapal selam otonom, torpedo, peluncur rudal, serta kapal bantu logistik seperti Multi-Role Support Ship. Produk-produk ini diperkenalkan dalam bentuk miniatur dan materi audiovisual agar pengunjung dapat memahami fungsi dan kemampuan teknis masing-masing sistem senjata.
Pameran alutsista di TNI Fair 2026 menjadi ajang bagi industri pertahanan dalam negeri untuk menunjukkan hasil pengembangan teknologi terbaru. DEFEND ID sebagai holding BUMN industri pertahanan hadir melalui partisipasi beberapa anak perusahaan, termasuk PT PAL Indonesia yang mewakili sektor maritim.
DEFEND ID merupakan holding BUMN industri pertahanan yang beranggotakan PT Len Industri sebagai induk, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana. Holding ini dibentuk pemerintah untuk memperkuat sinergi dan mendorong kemandirian industri pertahanan nasional, termasuk pengembangan kapal perang, sistem persenjataan, dan dukungan logistik bagi matra laut.
Menurut keterangan resmi pemerintah, pembentukan DEFEND ID diharapkan menjadi lompatan transformasi industri pertahanan Indonesia agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan alutsista TNI secara berkelanjutan. Kehadiran stan DEFEND ID dan PT PAL di TNI Fair 2026 memperlihatkan upaya bersama BUMN dan TNI dalam memperkenalkan produk dalam negeri kepada masyarakat.
Penyelenggaraan TNI Fair 2026 di Surabaya juga menampilkan berbagai alutsista dari matra lain sebagai wahana edukasi pertahanan. Pengunjung dapat melihat langsung beragam platform dan sistem senjata, sekaligus memperoleh penjelasan teknis dari personel TNI maupun perwakilan industri.
Melalui kegiatan ini, PT PAL Indonesia dan DEFEND ID memperkuat sosialisasi mengenai pentingnya kemandirian maritim dan penguasaan teknologi pertahanan dalam negeri. Pameran diharapkan mendorong dukungan publik terhadap pengembangan alutsista nasional serta meningkatkan minat generasi muda pada bidang teknologi pertahanan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Pertahanan
TNI Tangkap Wakil Komandan TPNPB-OPM Abdon Kisamdu di Bandara Yahukimo
Wakil Komandan Batalyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, ditangkap aparat TNI di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan,…
Berita utama hari ini

Baca juga



