Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Rina Bertahan Delapan Tahun Menjual Makanan Terjangkau di Pontianak

Rina menjalankan Rumah Makan Super Meriah di Pontianak bersama suaminya selama delapan tahun. Ia menjaga harga tetap terjangkau bagi mahasiswa saat biaya bahan pokok meningkat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pria menata tumpukan piring berisi aneka lauk pauk di etalase rumah makan.
Ilustrasi: Seorang pria menata tumpukan piring berisi aneka lauk pauk di etalase rumah makan. · Foto: Noval Gani / Pexels

Pontianak — Rina, perantau asal Manado, menjalankan Rumah Makan Super Meriah bersama suaminya di Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat, selama delapan tahun hingga Selasa, 22 September 2026. Rumah makan itu mempertahankan harga yang terjangkau bagi mahasiswa, yang menjadi salah satu pelanggan utamanya.

Rina sebelumnya bekerja sebagai guru bahasa Indonesia selama lebih dari lima tahun. Ia kemudian memilih mencari penghidupan baru karena pendapatannya belum mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kenaikan harga bahan pokok turut meningkatkan biaya belanja rumah makan. Rina mengatakan, kebutuhan belanja yang sebelumnya sekitar Rp1,5 juta kini setidaknya menjadi Rp2,2 juta. Komoditas yang disebut mengalami kenaikan antara lain sayur-mayur, ayam, dan ikan.

Dalam menghadapi perubahan biaya, Rina berhati-hati menaikkan harga makanan. Ia menyebut kenaikan biasanya dibatasi sekitar Rp1.000-2.000 agar pelanggan mahasiswa tetap dapat membeli makanan di rumah makan tersebut.

Harga terjangkau menjaga akses makan mahasiswa

Kisah Rina memperlihatkan peran usaha makanan berskala kecil dalam menyediakan pilihan makan bagi mahasiswa di Pontianak. Harga menjadi pertimbangan penting bagi pelanggan yang memiliki anggaran terbatas, sementara pelaku usaha harus menghadapi kenaikan biaya bahan pokok.

Menurut Rina, mahasiswa cenderung ingin mempertahankan harga yang telah mereka kenal. Ia mencontohkan, makanan seharga Rp15 ribu diharapkan tetap Rp15 ribu, sedangkan makanan seharga Rp10 ribu tetap Rp10 ribu. Kondisi itu membuat penyesuaian harga perlu dilakukan secara terbatas.

Rina dan suaminya tetap menjalankan Rumah Makan Super Meriah di kawasan Jalan Danau Sentarum. Sumber yang memuat kisah ini tidak menyebutkan rencana perubahan usaha atau langkah lanjutan setelah 22 September 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Inspirasi

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.