Telkomsel Bahas Peran AI dalam Layanan 5G di Indonesia
Telkomsel membahas penggunaan AI di balik konektivitas 5G melalui agenda NGOPI x Telkomsel 5G pada 25 September 2026. Topiknya mencakup sejumlah aktivitas digital.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Indonesia — Telkomsel membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam konektivitas 5G melalui agenda NGOPI x Telkomsel 5G pada Jumat, 25 September 2026.
Agenda tersebut mengangkat tema Telkomsel 5G Powered by AI: Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa. Pembahasan mencakup perkembangan kebutuhan konektivitas yang semakin tinggi di tengah aktivitas digital yang terus berkembang, serta peran AI di balik jaringan.
AI mendukung berbagai aktivitas digital
Telkomsel 5G Powered by AI dikaitkan dengan penerapan teknologi dalam berbagai pengalaman nyata. Aktivitas yang dibahas meliputi pembuatan konten atau content creation, siaran langsung atau live streaming, konferensi video atau video conference, kerja jarak jauh atau remote working, dan kolaborasi berbasis cloud atau cloud collaboration.
Pembahasan itu menempatkan AI sebagai teknologi yang membantu mengoptimalkan pengalaman pengguna di balik konektivitas 5G. Layanan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang meningkat seiring berkembangnya aktivitas digital.
Materi NGOPI x Telkomsel 5G juga mengaitkan jaringan dengan penggunaan yang dekat dengan keseharian pengguna. Content creation dan live streaming menjadi contoh aktivitas yang memanfaatkan konektivitas untuk menghasilkan serta membagikan konten secara digital.
Video conference dan remote working menunjukkan kebutuhan terhadap koneksi dalam komunikasi serta pekerjaan jarak jauh. Sementara itu, cloud collaboration menggambarkan pemanfaatan layanan berbasis cloud untuk mendukung kolaborasi.
Agenda pada 25 September 2026 tersebut membahas cara Telkomsel 5G Powered by AI bekerja di balik layar serta penerapan teknologi itu dalam pengalaman nyata. Peran AI dibahas bersama perkembangan kebutuhan konektivitas dan penggunaan jaringan dalam sejumlah aktivitas digital.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
BI Gunakan AI Petakan Potensi Pajak Daerah di Jakarta
Bank Indonesia mengembangkan sistem berbasis AI yang memadukan pemetaan Google Maps dan data pajak pemerintah daerah. Inovasi ini dipaparkan Destry Da…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga



