Kabar18.com

Selasa, 6 Oktober 2026

Tim Evakuasi Orangutan dari Karhutla di Ketapang

Tim penyelamat dan dokter hewan mengevakuasi orangutan dari area perkebunan kelapa sawit terdampak kebakaran di Ketapang, Kalimantan Barat. Operasi melibatkan lembaga konservasi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan vegetasi hijau dan pohon pakis haji di lereng hutan tropis.
Ilustrasi: Pemandangan vegetasi hijau dan pohon pakis haji di lereng hutan tropis. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Ketapang — Tim penyelamat mengevakuasi orangutan dari area perkebunan kelapa sawit yang terdampak kebakaran hutan di Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada akhir September 2026.

Evakuasi dilakukan petugas penyelamat dan dokter hewan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Area tersebut merupakan konsesi Nilai Konservasi Tinggi (HCV) yang terdampak kebakaran hutan.

YIARI menjalankan penyelamatan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat dan International Animal Rescue (IAR). Dalam salah satu operasi, tim menyelamatkan tiga orangutan yang kondisinya tidak sehat.

Karhutla mengancam orangutan dan masyarakat Kalimantan

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan tidak hanya merusak habitat satwa, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan aktivitas masyarakat akibat kabut asap. Kebakaran dan asap mengepung sejumlah daerah di Kalimantan, sementara orangutan ikut terdampak karena habitatnya terbakar.

Di Kalimantan Tengah, Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) menyatakan pusat rehabilitasi dan lokasi pelepasliarannya masih aman dari dampak langsung kebakaran. Lembaga itu juga menyatakan tidak ada evakuasi orangutan akibat ancaman langsung karhutla di lokasi tersebut. Sebanyak 11 orangutan telah dievakuasi dengan aman dan dikembalikan ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng untuk perawatan serta pemantauan.

Di Kalimantan Barat, evakuasi dilakukan ketika satwa ditemukan berada di kawasan yang terdampak kebakaran. Penanganan melibatkan lembaga konservasi, dokter hewan, dan otoritas konservasi daerah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.