TNI Terlibat Kontak Senjata dengan TPNPB-OPM di Nduga
Kontak senjata terjadi saat personel TNI mengejar kelompok TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya di hutan Nduga. Pasukan TNI dilaporkan berhasil memukul mundur kelompok tersebut.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Nduga — Satuan Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlibat kontak senjata dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III Ndugama Derakma di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada 21 September 2026.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangogawilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto menyampaikan kontak senjata terjadi ketika personel TNI masuk lebih jauh ke hutan Nduga untuk mencari, menemukan, dan menangkap anggota kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya.
Menurut keterangan Lucky, kelompok tersebut melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI. Pasukan kemudian berhasil memukul mundur kelompok bersenjata itu semakin jauh dari permukiman atau pusat sosial ekonomi masyarakat. Laporan iNews Sorong Raya menyebut tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kontak senjata tersebut.
Kontak di hutan Nduga berdampak pada keamanan warga
Peristiwa ini berlangsung di Kabupaten Nduga, wilayah Papua Pegunungan yang memiliki permukiman dan pusat aktivitas sosial ekonomi masyarakat di sekitar area operasi. Pemindahan kelompok bersenjata menjauh dari kawasan tersebut menjadi bagian dari keterangan militer mengenai dampak langsung operasi.
Kontak senjata itu merupakan bagian dari pengejaran terhadap anggota TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma. Operasi dilakukan di kawasan hutan, sementara kelompok tersebut dipimpin Egianus Kogoya.
Lucky juga mengatakan seluruh pasukan TNI selamat setelah menghadapi tembakan senjata api.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga



