Aber Kawas Menjadi Legislator Palestina-Amerika Pertama di New York
Aber Kawas terpilih ke Senat Negara Bagian New York dari Distrik 12 pada 3 November 2026. Ia menjadi perempuan Palestina-Amerika pertama yang masuk legislatif negara bagian tersebut.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
New York — Aber Kawas memenangkan kursi Senat Negara Bagian New York dari Distrik 12 pada pemilihan umum 3 November 2026, menjadi perempuan Palestina-Amerika pertama yang terpilih ke badan legislatif negara bagian tersebut.
Kawas, kandidat Partai Demokrat dan anggota Democratic Socialists of America (DSA), mengalahkan kandidat Partai Republik Han-Khon To di distrik yang mencakup sejumlah kawasan Queens. Hasil perlombaan disebut setelah 90 persen suara dihitung, dengan Kawas meraih sekitar 75 persen suara.
Kemenangan Aber Kawas memperluas representasi Palestina-Amerika di New York
Kemenangan itu mencatat sejarah karena Kawas menjadi warga Palestina-Amerika pertama yang terpilih dalam sejarah Negara Bagian New York. Ia juga menjadi perempuan pertama yang mengenakan hijab dan terpilih ke badan legislatif negara bagian tersebut.
Kawas sebelumnya memenangkan nominasi Demokrat dalam pemilihan pendahuluan 23 Juni 2026 dengan mengalahkan anggota Majelis Negara Bagian New York Steven Raga. Kursi Distrik 12 kosong setelah Senator Michael Gianaris meninggalkan jabatannya pada Agustus 2026.
Kawas dikenal sebagai pengorganisasi komunitas dan putri pengungsi Palestina. Kampanyenya mengangkat isu perumahan, perlindungan penyewa, hak imigran, serta solidaritas terhadap Palestina. Ia mendapat dukungan dari Wali Kota New York Zohran Mamdani, Senator Bernie Sanders, dan anggota Kongres Rashida Tlaib.
Kawas dijadwalkan mewakili Distrik 12 di Senat Negara Bagian New York. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda resmi lanjutan setelah kemenangan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Tokoh
Fadli Zon Serahkan Rekomendasi Pahlawan Nasional di Jakarta
Fadli Zon menyerahkan rekomendasi calon Pahlawan Nasional 2026 kepada Prabowo di Istana Merdeka pada 4 November. Usulan diproses melalui kajian berjen…
Berita utama hari ini

Baca juga



