Nyoman Adhi dan Khaidir Dilantik sebagai Anggota BPK di Jakarta
Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman resmi mengucapkan sumpah sebagai anggota BPK periode 2026–2031 di Jakarta pada 3 November 2026.
Oleh Mukmin John
· 1 menit baca
Jakarta — Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman mengucapkan sumpah jabatan sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2026–2031 di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Prosesi tersebut dipandu Ketua Mahkamah Agung Sunarto. Setelah pengucapan sumpah, keduanya menandatangani dokumen pelantikan. Pelantikan itu menandai dimulainya masa tugas keduanya sebagai anggota BPK untuk periode 2026–2031.
Nyoman dan Khaidir ditetapkan sebagai anggota BPK setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pengesahan calon terpilih kemudian dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR.
Dua anggota memperkuat formasi pimpinan BPK
Pelantikan ini menandai periode jabatan kedua Nyoman Adhi Suryadnyana di BPK. Ia sebelumnya menyelesaikan masa jabatan sebagai Anggota I BPK periode 2021–2026. Dengan pengucapan sumpah tersebut, Nyoman kembali menjalankan tugasnya sebagai bagian dari BPK.
Khaidir Abdurrahman sebelumnya menjabat Direktur Hubungan Kelembagaan PT ASABRI (Persero). Setelah resmi mengucapkan sumpah, keduanya bergabung dengan enam anggota pimpinan BPK lainnya, yakni Isma Yatun, Budi Prijono, Daniel Lumban Tobing, Akhsanul Khaq, Bobby Adhityo Rizaldi, dan Slamet Edy Purnomo. Bergabungnya Nyoman dan Khaidir melengkapi formasi pimpinan BPK dalam periode 2026–2031.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Menguat 2,83 Persen ke Level 5.059 di Jakarta
IHSG dibuka naik 139,28 poin atau 2,83 persen ke level 5.059 di Jakarta pada Kamis, 5 November 2026. Sebanyak 510 saham menguat pada awal perdagangan.
Terbaru di Tokoh

Berita utama hari ini

Baca juga




