Desa Tlemang Luncurkan Udeng Semolo Gandring saat Mendhak Sanggring
Pemerintah Desa Tlemang meluncurkan Udeng Semolo Gandring pada 8 November 2026 dalam rangkaian Mendhak Sanggring untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga tradisi setempat.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Desa Tlemang — Pemerintah Desa Tlemang meluncurkan Udeng Semolo Gandring pada Minggu, 8 November 2026, dalam rangkaian kegiatan Sanggring Ziarah Buyut Terik yang bertepatan dengan tradisi Mendhak Sanggring.
Mengapa ini penting: Peluncuran ini memperkenalkan identitas budaya baru Desa Tlemang dan berlangsung bersamaan dengan tradisi Mendhak Sanggring pada 8 November 2026.
Peluncuran udeng itu ditujukan untuk memperkuat identitas budaya Desa Tlemang dan mendukung pelestarian Mendhak Sanggring. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri ritual tersebut dan mengajak masyarakat menjaga tradisi yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Filosofi Udeng Semolo Gandring
Menurut Detik, sisi kiri udeng memuat motif gunungan yang melambangkan Gunung Inggil di Desa Tlemang. Bagian depan menampilkan ikatan menyerupai tongkat atau teken, yang dimaknai sebagai tuntunan dan arah tujuan hidup.
Sisi kanan udeng memiliki tiga lipatan yang menggambarkan kenceng Sanggring, yakni tiga tempat memasak dalam tradisi tersebut. Lima tekukan pada lipatan terluar melambangkan Pancasila dan Rukun Islam.
Tradisi Mendhak Sanggring
Mendhak Sanggring digelar masyarakat Desa Tlemang setiap tahun sekitar 27 Jumadil Awal sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi dan penghormatan kepada Ki Buyut Terik, leluhur pendiri desa.
Ritual itu memiliki ciri berupa masak besar Kuah Sanggring berbahan utama ayam Jawa dan bumbu khas. Seluruh proses memasak dilakukan oleh kaum laki-laki Desa Tlemang, menurut RRI.
RRI melaporkan, Pemerintah Desa Tlemang memperkenalkan udeng tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya dan memperkenalkan tradisi setempat kepada masyarakat lebih luas. Peluncuran itu berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Mendhak Sanggring pada 8 November 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Daerah

11 Kelurahan Jakarta Utara Diimbau Waspada Rob pada 8-15 November
BPBD DKI Jakarta memperingatkan potensi banjir pesisir di 11 kelurahan Jakarta Utara pada 8-15 November 2026. BMKG mengaitkannya dengan pasang maksimu…
Baca juga



