G20 Tolak Pangan sebagai Tekanan Geopolitik di Milwaukee
Menteri Perdagangan G20 menyepakati penolakan penggunaan pangan sebagai instrumen tekanan geopolitik dalam pertemuan di Milwaukee pada 30 September–1 Oktober 2026. Indonesia menyampaikan hasilnya pada 4 Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Milwaukee — Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengungkapkan hasil Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, pada 30 September–1 Oktober 2026, termasuk kesepakatan menolak penggunaan pangan sebagai instrumen tekanan geopolitik.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil utama pertemuan para Menteri Perdagangan G20. Budi menyatakan pangan berkaitan dengan kelangsungan hidup sehingga tidak dapat digunakan untuk menekan negara lain dalam hubungan geopolitik.
Forum itu berlangsung di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, para menteri membahas risiko penggunaan perdagangan pangan, produk pertanian, dan input pertanian untuk memperoleh konsesi geopolitik yang tidak berkaitan dengan perdagangan.
Mengapa Kesepakatan G20 Penting bagi Indonesia
Penolakan itu penting bagi Indonesia karena gangguan terhadap perdagangan pangan dapat berdampak pada rantai pasok, ketahanan pangan, produsen, konsumen, serta harga komoditas. Pernyataan bersama G20 juga menyebut bahwa persenjataan pangan mengancam penghidupan, mengganggu pasar internasional, dan merugikan produsen serta konsumen.
Budi menegaskan bahwa pangan seharusnya menjadi dasar martabat manusia dan jembatan antarnegara. Karena itu, penggunaan pangan sebagai alat tekanan tidak dapat dibenarkan.
Hasil pertemuan tersebut disampaikan Indonesia pada 4 Oktober 2026 setelah pertemuan yang berlangsung pada 30 September–1 Oktober 2026. Laporan yang tersedia menyebut para Menteri Perdagangan G20 menyepakati penolakan terhadap penggunaan pangan sebagai alat tekanan geopolitik.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Produk Kurasi Kemendag Diperkenalkan kepada 200 UMKM di Solo
Tokopedia dan TikTok Shop memperkenalkan produk lokal kurasi Kemendag di Solo. Kegiatan yang diikuti 200 UMKM itu mendorong pemanfaatan konten digital…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga





