Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

Kendali Tujuh Batalyon di Papua Dialihkan pada 31 Oktober 2026

Pangdam XVII/Cenderawasih mengalihkan kendali tujuh batalyon teritorial di Papua pada 31 Oktober 2026. Enam masuk Brigif TP 66/FK, sedangkan Yonif TP 816/Doruka ke Korem 172/PWY.

Oleh

· 2 menit baca

Jayapura — Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mengalihkan kendali tujuh Batalyon Teritorial Pembangunan di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, dengan enam batalyon ditempatkan di bawah Brigif TP 66/FK dan Yonif TP 816/Doruka dialihkan ke Korem 172/PWY.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Tri Purwanto mengatakan pengalihan komando dan pengendalian atau kodal tersebut telah dilaksanakan. Perubahan itu melibatkan satuan yang sebelumnya berada dalam struktur komando lama.

Enam batalyon yang kini berada di bawah Brigif TP 66/FK adalah Yonif TP 858/MSB, Yonif TP 859/RBK, Yonif TP 860/NSK, Yonif TP 909/KRP, dan Yonif TP 910/Aherfaiyona. Rincian yang dimuat dalam laporan menyebut enam satuan, tetapi hanya lima nama batalyon yang dicantumkan.

Adapun Yonif TP 816/Doruka dialihkan dari Brigif TP 80/Kurare ke Korem 172/PWY. Laporan menyebut perubahan komando ini merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat, terutama terkait mekanisme pembinaan dan pengendalian satuan.

Perubahan kendali memperjelas koordinasi satuan di Papua

Bagi pembaca, perubahan ini menunjukkan penataan hubungan komando satuan teritorial pembangunan di Papua. Enam batalyon berada di bawah Brigif TP 66/FK, sementara Yonif TP 816/Doruka berada di bawah Korem 172/PWY. Pembagian tersebut menjadi informasi penting untuk memahami jalur pembinaan dan pengendalian satuan di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

Yonif TP 816/Doruka sebelumnya disebut berada dalam kegiatan kewilayahan di Kabupaten Yahukimo bersama Kodim 1715/Yahukimo. Setelah pengalihan, kendali satuan itu berada pada Korem 172/PWY, sedangkan enam batalyon lainnya berada di bawah Brigif TP 66/FK.

Laporan tidak menyebut jadwal lanjutan atau tahapan berikutnya setelah pengalihan komando dilaksanakan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pertahanan

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.