Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

Magelang Ethno Carnival Menutup Festival Bunga 1 November

Magelang Ethno Carnival 2026 dijadwalkan menutup Magelang Flower Festival di Alun-alun Kota Magelang pada 1 November. Parade berlangsung pukul 07.00-13.00 WIB dengan rute dan rekayasa lalu lintas.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang berkostum festival dengan riasan wajah artistik dan hiasan kepala bunga.
Ilustrasi: Seseorang berkostum festival dengan riasan wajah artistik dan hiasan kepala bunga. · Foto: Israyosoy S. / Pexels

Magelang — Magelang Ethno Carnival (MEC) 2026 menutup Magelang Flower Festival di kawasan Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu, 1 November 2026. Agenda penutup tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 07.00-13.00 WIB.

Pemerintah Kota Magelang menyelenggarakan Magelang Flower Festival pada 25 Oktober-1 November 2026. Festival berlangsung di Alun-alun Kota Magelang dan menghadirkan pameran tanaman hias, pertunjukan seni, kegiatan wisata, serta peluang pemasaran produk lokal.

Magelang Ethno Carnival menjadi bagian dari rangkaian festival yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang. Parade dimulai dari kawasan Corps Polisi Militer (CPM) di Jalan A Yani, melintasi sisi timur Alun-alun Kota Magelang dan Jalan Pemuda, lalu berakhir di Tugu Adipura atau Simpang Shopping.

Dinas Perhubungan Kota Magelang menyiapkan penutupan dan rekayasa lalu lintas selama kegiatan. Ruas yang terdampak meliputi Jalan A Yani, Jalan Alun-alun Utara, Jalan Alun-alun Selatan, Jalan Sigaluh, Jalan Sriwijaya, Jalan Kalingga, Jalan Pajang, Jalan Pajajaran, Jalan Daha, dan Jalan Pemuda.

Festival bunga menggerakkan kegiatan kota dan usaha lokal

Festival ini mengangkat flora sebagai bagian dari budaya, pariwisata, kreativitas, edukasi, dan ekonomi kota. Agenda yang disiapkan mencakup bursa tanaman hias, kontes anggrek, kegiatan flora dan fauna, pertunjukan seni serta musik, aktivitas olahraga, dan stan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Bagi pembaca di luar Magelang, pelaksanaan karnaval menunjukkan bahwa kegiatan budaya daerah juga berdampak pada mobilitas warga, pengaturan lalu lintas, dan promosi produk lokal. Pengunjung festival dapat mengikuti rangkaian kegiatan di pusat kota selama periode acara.

Setelah festival berakhir pada 1 November 2026, laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan khusus untuk Magelang Ethno Carnival.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.