Kemenhub Jadwalkan Pemeriksaan Kelaikan 2.140 Kapal untuk Nataru
Kementerian Perhubungan menjadwalkan pemeriksaan kelaiklautan 2.140 kapal pada 1-30 November 2026. Pemeriksaan mencakup keselamatan, pengawakan, pemuatan, perlengkapan keselamatan, dan manajemen keamanan kapal.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Perhubungan menginstruksikan pemeriksaan kelaiklautan terhadap 2.140 kapal menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Pemeriksaan itu dijadwalkan berlangsung pada 1-30 November 2026.
Mengapa ini penting: Sebanyak 2.140 kapal yang melayani angkutan laut dan penyeberangan akan diperiksa sebelum periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengarahkan jajarannya memperkuat pengawasan keselamatan transportasi di seluruh moda. Untuk angkutan laut dan penyeberangan, pemeriksaan melibatkan 132 unit pelaksana teknis, menurut Kementerian Perhubungan.
Sasaran pemeriksaan terdiri atas 511 kapal penumpang, 63 kapal Ro-Ro jarak jauh, 460 kapal Ro-Ro penyeberangan, 162 kapal tradisional, 821 kapal wisata, dan 123 kapal cepat atau High Speed Craft. Rincian tersebut bersumber dari data rencana operasi per 30 Oktober 2026.
Petugas akan memeriksa keselamatan kapal, pengawakan, garis muat dan pemuatan, kesehatan penumpang, pencegahan pencemaran, serta manajemen keselamatan dan keamanan kapal. Pemeriksaan juga mencakup perlengkapan keselamatan, alat pemadam kebakaran, jalur evakuasi, pengendalian kapasitas penumpang, dan kesiapan menghadapi cuaca buruk.
Khusus kapal wisata, uji petik dilakukan sebelum kapal beroperasi sebagai bagian dari persyaratan pengajuan Surat Persetujuan Berlayar. Kementerian Perhubungan menyatakan langkah ini ditujukan untuk memastikan kapal memenuhi persyaratan keselamatan sebelum melayani penumpang.
Selain pemeriksaan kapal, Kementerian Perhubungan menyiapkan optimalisasi armada dan trayek, stimulus diskon tarif, serta rencana tiket gratis untuk mendukung layanan angkutan laut selama periode Nataru.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Karhutla Ganggu Penerbangan dan Batasi Akses Wisata Bromo
Karhutla mengganggu 2.458 penerbangan domestik hingga 17 Oktober 2026. Di Bromo, akses Penanjakan dibatasi sampai Lemah Pasar karena kebakaran belum t…
Terbaru di Pemerintahan
Baca juga





