Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Malik Hanafi Raih Gelar Sarjana di Halmahera Selatan

Malik Hanafi dari Halmahera Selatan meraih gelar sarjana pada usia 55 tahun di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Ia kuliah melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau sambil bekerja.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Topi toga kelulusan hitam dan merah diletakkan di atas meja putih dengan rumbai bertuliskan angka 2021.
Ilustrasi: Topi toga kelulusan hitam dan merah diletakkan di atas meja putih dengan rumbai bertuliskan angka 2021. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Halmahera Selatan — Malik Hanafi meraih gelar sarjana pada usia 55 tahun dari Universitas Muhammadiyah Surabaya pada 6 November 2026. Pria asal Halmahera Selatan itu menyelesaikan pendidikan S1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau.

Malik mengikuti perkuliahan sambil tetap bekerja. Program tersebut membuka kesempatan bagi peserta untuk melanjutkan pendidikan dengan mengakui pengalaman dan pembelajaran sebelumnya. Ia mulai menjalani perkuliahan ketika berumur 53 tahun.

Perkuliahan berlangsung secara daring dua kali setiap pekan, yakni Jumat dan Sabtu sore. Dalam prosesnya, Malik menghadapi keterbatasan fasilitas, termasuk perangkat laptop, gangguan koneksi internet, dan tuntutan penyelesaian tugas akademik.

Dukungan keluarga dan rekan kerja membantu Malik menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh gelar sarjana. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk membantu meningkatkan kualifikasi pendidikan para guru.

Gelar Malik menunjukkan akses pendidikan bagi pekerja

Kisah Malik relevan bagi pembaca karena memperlihatkan jalur pendidikan tinggi yang dapat ditempuh tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Rekognisi Pembelajaran Lampau memungkinkan pengalaman belajar dan kerja menjadi bagian dari proses untuk melanjutkan pendidikan.

Malik menyelesaikan studi pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains. Ia menjadi salah satu wisudawan inspiratif dalam Wisuda ke-55 Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Pengalaman itu juga menunjukkan tantangan pendidikan jarak jauh bagi pekerja di daerah, terutama ketika akses terhadap perangkat dan internet terbatas. Dukungan keluarga, lingkungan kerja, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi bagian dari proses yang membantunya bertahan sampai lulus.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Inspirasi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.