Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Anang Ismail Gerakkan Peternakan Kambing Perah di Magelang

Anang Ismail mengembangkan Rojo Koyo Utomo di sekitar 65 desa di Jawa Tengah. Perkumpulan itu mengelola hingga 7.000 kambing perah dan memproduksi 1.300 liter susu per hari.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seekor kambing putih berdiri di halaman peternakan berpagar kayu dengan bangunan kayu di belakangnya.
Ilustrasi: Seekor kambing putih berdiri di halaman peternakan berpagar kayu dengan bangunan kayu di belakangnya. · Foto: Bulat Khamitov / Pexels

Magelang — Anang Ismail menggerakkan kemandirian pangan dan ekonomi melalui Perkumpulan Peternak Kambing Perah Rojo Koyo Utomo di sekitar 65 desa di Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Jawa Tengah, pada 8 November 2026.

Perkumpulan tersebut menghimpun peternak dan membangun sistem usaha bersama berbasis potensi lokal. Di bawah kepemimpinan Anang, Rojo Koyo Utomo memiliki populasi hingga 7.000 ekor kambing perah dengan kapasitas produksi susu mencapai 1.300 liter per hari.

Kegiatan perkumpulan mencakup pembibitan, pemeliharaan ternak, penyediaan pakan, layanan kesehatan ternak, produksi susu, pengolahan hasil, serta pemasaran. Kelompok itu juga mengembangkan pakan hijauan lokal dan konsentrat secara mandiri untuk menjaga produktivitas serta kesinambungan usaha.

Peternakan rakyat memperkuat ekonomi desa

Model usaha Rojo Koyo Utomo menunjukkan bagaimana peternakan rakyat dapat menjadi sumber penghidupan sekaligus bagian dari ketahanan pangan berbasis desa. Jaringan peternak yang menjangkau 65 desa menghubungkan produksi, pengolahan, dan pemasaran susu dalam satu kelembagaan.

Perkumpulan Rojo Koyo Utomo telah berbadan hukum sejak 2025. Selain meningkatkan keterampilan dan produktivitas peternak, kelembagaan itu mendorong penggunaan bibit unggul, pakan berkualitas, penerapan praktik beternak yang baik, serta pengembangan produk susu kambing pasteurisasi.

Detik.com menyebut Anang sebagai kandidat tiga besar DPD RI Awards 2026 kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan. Penghimpunan peternak dari tiga kabupaten menjadi konteks utama kiprahnya dalam membangun kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat melalui peternakan kambing perah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Inspirasi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.