Marcos Beri Pengampunan Mutlak kepada Mary Jane Veloso
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menandatangani pengampunan mutlak untuk Mary Jane Veloso pada 24 September 2026. Indonesia menghormati keputusan itu setelah tanggung jawab pembinaan beralih kepada Filipina.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Manila — Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memberikan pengampunan mutlak kepada Mary Jane Veloso pada 24 September 2026. Mary Jane kemudian dibebaskan dari penjara di Mandaluyong, Filipina, pada 25 September 2026.
Mengapa ini penting: Mary Jane bebas dari penjara Filipina sejak 25 September 2026, sementara tanggung jawab pembinaan dan keputusan hukum lanjutan berada pada Pemerintah Filipina.
Marcos mengonfirmasi pemberian pengampunan itu kepada wartawan saat kunjungan kerja di Filipina. GMA News melaporkan bahwa Presiden Marcos mengatakan telah menandatangani dokumen pengampunan sehari sebelumnya.
Mary Jane sebelumnya menjalani hukuman di Indonesia setelah divonis mati dalam kasus penyelundupan narkotika pada 2010. Pemerintah Indonesia memindahkannya ke Filipina pada Desember 2024 berdasarkan kesepakatan pemindahan narapidana antara kedua negara.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah Indonesia menghormati keputusan Presiden Marcos. Menurut Yusril, tanggung jawab pembinaan dan keputusan lanjutan mengenai status hukum Mary Jane telah beralih sepenuhnya kepada Pemerintah Filipina setelah pemindahan tersebut.
Yusril juga menjelaskan bahwa pengaturan itu bersifat timbal balik. Jika narapidana warga negara Indonesia di Filipina dipulangkan ke Indonesia berdasarkan kesepakatan serupa, tanggung jawab pembinaannya akan beralih kepada Pemerintah Indonesia.
GMA News melaporkan pengampunan tersebut diberikan dengan pertimbangan kemanusiaan dan sebagai bagian dari komitmen pemerintah Filipina melindungi pekerja migran Filipina. Philippine News Agency menyebut Marcos memberikan pengampunan mutlak pada 24 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
AstraZeneca dan UNICEF Perkuat Layanan Remaja di Indonesia
AstraZeneca dan UNICEF melanjutkan program kesehatan remaja di Indonesia dengan fokus pada pencegahan penyakit tidak menular, penguatan layanan, dan p…
Terbaru di Hukum

Berita utama hari ini

Baca juga




