Kabar18.com

Senin, 21 September 2026

Panglima TNI: Penanganan Keamanan Papua Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan penanganan konflik dan keamanan di Papua tidak bisa hanya mengandalkan TNI.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

JakartaPanglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa penyelesaian masalah keamanan dan konflik di Papua tidak bisa hanya dibebankan kepada TNI, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait.

Pernyataan itu disampaikan Agus Subiyanto kepada wartawan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Minggu, 20 September 2026, usai menghadiri sebuah kegiatan yang digelar di area tersebut. Menurut dia, TNI sudah menggelar satuan-satuan di berbagai titik di Papua, tetapi luas wilayah dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan ekstrem membuat penanganan keamanan di sana membutuhkan dukungan lebih luas dari instansi lain.

Agus menjelaskan, Papua merupakan wilayah yang sangat luas dan sebagian besar terdiri atas daerah pegunungan dengan medan berat. Kondisi ini menyulitkan mobilitas pasukan dan penyaluran bantuan ke daerah terpencil. Karena itu, ia menilai upaya menjaga stabilitas keamanan tidak cukup hanya dengan pengerahan kekuatan militer.

Menurut Panglima TNI, kolaborasi diperlukan tidak hanya dalam operasi keamanan, tetapi juga dalam pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Ia menyebut pembangunan akses transportasi akan membantu warga menjual hasil pertanian dan mempercepat distribusi logistik ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Agus menekankan bahwa penyelesaian konflik di Papua harus dilakukan secara terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait. Ia menyebut kementerian-kementerian yang menangani urusan pekerjaan umum, kesehatan, serta program pembangunan di daerah terpencil sebagai pihak yang perlu mengambil peran bersama.

"Menyelesaikan Papua saya rasa tidak hanya oleh TNI, semuanya harus berkolaborasi: pemerintah daerah, kementerian-kementerian," kata Agus Subiyanto di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 20 September 2026. Pernyataan serupa muncul dalam sejumlah pemberitaan yang menyoroti respons Panglima TNI atas meningkatnya serangan terhadap warga sipil oleh kelompok bersenjata di Papua.

Beberapa media mencatat bahwa dalam beberapa bulan terakhir terjadi serangkaian penembakan terhadap warga sipil di Papua yang dikaitkan dengan aksi kelompok bersenjata. Menurut pemberitaan itu, situasi tersebut menjadi salah satu latar pernyataan Agus mengenai perlunya pendekatan komprehensif yang tidak hanya mengandalkan operasi militer.

Agus juga mengaitkan pentingnya kolaborasi dengan agenda jangka panjang pembangunan di Papua. Ia menilai pemerataan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar di wilayah tersebut akan membantu mengurangi kesenjangan dan mengatasi akar persoalan yang memicu konflik. Dalam sejumlah kesempatan, ia menyebut kerja sama lintas kementerian dan pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi menyelesaikan berbagai masalah di daerah terpencil, termasuk Papua.

Sejumlah media nasional dan daerah memberitakan secara konsisten pesan Agus tentang perlunya pendekatan terpadu dan kolaboratif untuk menangani konflik dan keamanan di Papua. Pemberitaan itu menempatkan pernyataan Panglima TNI sebagai ajakan kepada instansi pemerintah lain agar lebih aktif terlibat dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan di wilayah timur Indonesia tersebut.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.