Pemerintah Luncurkan Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia
Pemerintah meluncurkan Korps Kadet Republik Indonesia di SMKN 26 Jakarta Timur pada 23 September 2026. Kegiatan ini bersifat pilihan bagi siswa sekolah menengah dan tidak mengarahkan peserta menjadi prajurit.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Pulogadung — Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Agama meluncurkan ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) pada Rabu, 23 September 2026. Peluncuran berlangsung di SMKN 26 Jakarta dan dihadiri perwakilan 26 sekolah menengah sederajat.
Mengapa ini penting: Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa sekolah menengah sederajat dapat mengikuti KKRI sebagai ekstrakurikuler pilihan yang berfokus pada bela negara, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan.
KKRI diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, madrasah aliyah, dan sekolah menengah sederajat. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengatakan kegiatan ini bersifat pilihan, bukan ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa.
Menurut Atip, KKRI berfokus pada pembinaan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan. Ia mengatakan kehadiran perwira di sekolah bukan untuk memberikan pendidikan militer, melainkan berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema menegaskan peserta KKRI tidak otomatis menjadi calon prajurit TNI. Keikutsertaan dalam kegiatan ini juga tidak mewajibkan siswa menempuh karier sebagai prajurit.
Mulai tahun ajaran 2026/2027
Pelaksanaan KKRI mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara melalui Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia pada Jenjang Pendidikan Menengah.
Keputusan tersebut ditetapkan pada 5 Mei 2026. Dalam ketentuan itu, KKRI ditempatkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler pada jenjang pendidikan menengah dan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027.
Platform KKRI juga diperkenalkan dalam peluncuran tersebut. Pemerintah menyiapkan platform itu untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yang mengikuti program.
Peluncuran nasional di SMKN 26 menandai dimulainya KKRI sebagai salah satu pilihan kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik tingkat menengah. Program ini menempatkan pendidikan bela negara sebagai fokus kegiatan, bukan pembentukan siswa menjadi prajurit.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Daerah
Siswa di Ungaran Terima Telur Mentah dari Program MBG, SPPG dan BGN Minta Maaf
Video ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi telur yang masih mentah di sebuah sekolah di Ungaran, Kabupaten Semarang, viral dan memicu sor…
Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga





