Pemerintah Siapkan KUR Rp420 Triliun untuk Ekonomi Kuartal IV
Pemerintah menyiapkan plafon KUR Rp420 triliun untuk menopang ekonomi kuartal IV. Realisasi hingga akhir Agustus tercatat Rp234,17 triliun, disertai paket bansos dan dukungan sektor lain.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Jakarta — Pemerintah menyiapkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp420 triliun untuk menggerakkan ekonomi pada kuartal IV 2026, dengan realisasi hingga akhir Agustus mencapai Rp234,17 triliun, menurut laporan pada 24 September 2026.
Kebijakan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mendorong aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun. KUR ditujukan untuk mendukung pelaku usaha rakyat melalui akses pembiayaan, sementara pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan lain dalam paket penggerak ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut realisasi KUR sampai akhir Agustus mencapai Rp234,17 triliun.
Mengapa kebijakan ini penting bagi pembaca
Perkembangan KUR berkaitan langsung dengan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Perubahan penyaluran KUR dapat memengaruhi kemampuan pelaku usaha memperoleh modal kerja serta menjaga kegiatan ekonomi di berbagai daerah.
Selain pembiayaan KUR, paket penggerak ekonomi kuartal IV mencakup bantuan sosial, dukungan perumahan, insentif industri, dan program biodiesel. Laporan mengenai kebijakan tersebut menempatkan berbagai program itu sebagai instrumen pemerintah untuk memperkuat ekonomi pada kuartal terakhir tahun ini.
Data realisasi sampai akhir Agustus menunjukkan penyaluran KUR telah berjalan sebelum memasuki kuartal IV. Pemerintah masih memiliki ruang dari plafon Rp420 triliun untuk melanjutkan penyaluran kepada penerima yang memenuhi ketentuan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Di Toronto, Airlangga Pelajari Cara Kanada Bangun Pusat Data AI: Energi, Data, dan Kepercayaan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengikuti sesi strategi AI Kanada di sela Canada Investment Summit 2026 di Toronto. Bahasannya: kepercayaan publ…
Terbaru di Analisis

Berita utama hari ini

Baca juga





