Polisi Selidiki Foto Siswi SMP di Jakarta Timur Diedit AI
Polisi menyelidiki dugaan siswa kelas 9 SMP negeri di Pulogadung mengedit foto siswi menjadi vulgar memakai AI. Jumlah foto disebut ratusan, tetapi masih didalami.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta Timur — Polisi menyelidiki dugaan pengeditan foto siswi SMP negeri di kawasan Pulogadung menjadi gambar vulgar menggunakan kecerdasan buatan pada September 2026.
Kasus itu melibatkan seorang siswa kelas 9 di salah satu SMP negeri di Pulogadung, Jakarta Timur. Polisi menyebut siswa tersebut diduga mengedit foto rekan-rekannya dengan teknologi artificial intelligence (AI). Identitas siswa dan para korban belum disampaikan secara rinci.
Informasi yang dihimpun polisi menyebut hasil suntingan itu diduga dibuat menjadi stiker. Sejumlah laporan media juga menyebut foto yang diedit berjumlah sekitar 200 foto atau ratusan foto, tetapi angka tersebut masih berupa informasi yang beredar dan belum seluruhnya dikonfirmasi polisi.
Kasus menyangkut perlindungan siswa dan penyalahgunaan AI
Perkara ini penting bagi pembaca karena menyangkut perlindungan anak, keamanan foto pribadi, serta penggunaan teknologi AI untuk memanipulasi gambar. Polisi melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki perkara tersebut.
Kasus ini juga berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan yang dibuat siswa yang diduga mengedit foto. Menurut keterangan polisi, penganiayaan itu diduga dilakukan teman-teman para siswi setelah mengetahui foto mereka diedit menjadi vulgar. Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Media Indonesia melaporkan polisi sedang mendalami kronologi, mekanisme penyuntingan, serta pihak yang menerima atau menyebarkan hasil suntingan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan juga disebut memberikan pendampingan kepada siswi yang terdampak.
Polisi belum mengungkap identitas siswa maupun korban secara rinci. Informasi mengenai dugaan penjualan hasil editan juga masih merupakan bagian dari informasi yang sedang didalami.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

BRIN Perkenalkan Lalita untuk Deteksi Arca di Jakarta
BRIN memperkenalkan Lalita Interactive Catalogue pada puncak IRIFair 2026 di Jakarta. Aplikasi berbasis AI itu membantu mencocokkan arca dan menelusur…
Berita utama hari ini


