Kabar18.com

Jumat, 25 September 2026

Polisi Selidiki Foto Siswi SMP di Jakarta Timur Diedit AI

Polisi menyelidiki dugaan siswa kelas 9 SMP negeri di Pulogadung mengedit foto siswi menjadi vulgar memakai AI. Jumlah foto disebut ratusan, tetapi masih didalami.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan meja dan kursi kosong di dalam sebuah ruang kelas sekolah yang tenang.
Ilustrasi: Deretan meja dan kursi kosong di dalam sebuah ruang kelas sekolah yang tenang. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Jakarta Timur — Polisi menyelidiki dugaan pengeditan foto siswi SMP negeri di kawasan Pulogadung menjadi gambar vulgar menggunakan kecerdasan buatan pada September 2026.

Kasus itu melibatkan seorang siswa kelas 9 di salah satu SMP negeri di Pulogadung, Jakarta Timur. Polisi menyebut siswa tersebut diduga mengedit foto rekan-rekannya dengan teknologi artificial intelligence (AI). Identitas siswa dan para korban belum disampaikan secara rinci.

Informasi yang dihimpun polisi menyebut hasil suntingan itu diduga dibuat menjadi stiker. Sejumlah laporan media juga menyebut foto yang diedit berjumlah sekitar 200 foto atau ratusan foto, tetapi angka tersebut masih berupa informasi yang beredar dan belum seluruhnya dikonfirmasi polisi.

Kasus menyangkut perlindungan siswa dan penyalahgunaan AI

Perkara ini penting bagi pembaca karena menyangkut perlindungan anak, keamanan foto pribadi, serta penggunaan teknologi AI untuk memanipulasi gambar. Polisi melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki perkara tersebut.

Kasus ini juga berkaitan dengan laporan dugaan penganiayaan yang dibuat siswa yang diduga mengedit foto. Menurut keterangan polisi, penganiayaan itu diduga dilakukan teman-teman para siswi setelah mengetahui foto mereka diedit menjadi vulgar. Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Media Indonesia melaporkan polisi sedang mendalami kronologi, mekanisme penyuntingan, serta pihak yang menerima atau menyebarkan hasil suntingan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan juga disebut memberikan pendampingan kepada siswi yang terdampak.

Polisi belum mengungkap identitas siswa maupun korban secara rinci. Informasi mengenai dugaan penjualan hasil editan juga masih merupakan bagian dari informasi yang sedang didalami.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Teknologi

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.