Kabar18.com

Sabtu, 26 September 2026

Wamendikdasmen Dorong Siswa Papua Menjadi Pemimpin di Bogor

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menyampaikan dorongan kepemimpinan kepada siswa asal Papua saat mengunjungi Sekolah Anak Indonesia di Sentul, Bogor.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku catatan bermotif bunga, kacamata, pulpen, dan tempat pensil di atas meja kayu.
Ilustrasi: Buku catatan bermotif bunga, kacamata, pulpen, dan tempat pensil di atas meja kayu. · Foto: Suzy Hazelwood / stocksnap (Openverse), CC0

Bogor — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong siswa asal Papua menumbuhkan kepercayaan diri, mengembangkan potensi, dan menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan saat mengunjungi Sekolah Anak Indonesia (SAI) di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 24 September 2026.

Pesan kepemimpinan itu disampaikan dalam dialog Fajar dengan para siswa. Ia menegaskan kesempatan menjadi pemimpin terbuka bagi setiap anak tanpa membedakan suku maupun daerah asal. Menurut Fajar, pendidikan perlu memberi ruang yang sama bagi anak untuk tumbuh dan mengembangkan kapasitas.

Fajar juga mengaitkan pendidikan dengan nilai persatuan dan penghargaan terhadap sesama. Ia menyampaikan bahwa anak-anak Papua dapat berperan dalam masa depan Indonesia dan mendorong mereka membayangkan masa depan bangsa.

Pendidikan Papua dan peluang kepemimpinan

Kunjungan tersebut penting bagi pembaca karena memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak Papua, bukan hanya dalam akses bersekolah, tetapi juga dalam pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan kepemimpinan. SAI merupakan sekolah asrama yang dirancang bagi anak-anak Papua dan dikelola Yayasan Alirena.

Dalam kunjungan itu, Fajar melihat proses pembelajaran dan berinteraksi dengan murid. Model pembelajaran SAI menghubungkan pendidikan dengan lingkungan serta potensi anak. Para siswa juga berdialog mengenai pengalaman belajar dan cita-cita mereka.

Fajar mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong pembelajaran yang interaktif dan menggembirakan. Ia berharap pengalaman yang diperoleh siswa di SAI menjadi bekal untuk kembali membangun Papua.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut perhatian terhadap pendidikan anak Papua mencakup tumbuh mandiri dan kemampuan mengembangkan potensi. Dalam agenda yang sama, Fajar meninjau ujian, perpustakaan, dan ruang kelas serta menyerahkan bantuan buku nonteks dari Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat literasi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pendidikan

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.