Aktivis Iklim Arak Godzilla El Niño dan Desak Penghentian Deforestasi
Koalisi Orang Muda untuk Keadilan Iklim mengarak instalasi Godzilla El Niño di Jakarta pada 30 Oktober 2026 dan mendesak penghentian deforestasi serta reformasi kebijakan energi.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta Pusat — Koalisi Orang Muda untuk Keadilan Iklim menggelar aksi pada 30 Oktober 2026 dengan mengarak instalasi Godzilla El Niño dari depan Kedutaan Besar Amerika Serikat menuju kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Mengapa ini penting: Pembaca mendapat informasi tentang tuntutan kebijakan iklim yang disampaikan di Jakarta saat luas area terbakar di Indonesia dilaporkan mencapai 1,92 juta hektare hingga akhir September 2026.
Aksi itu membawa pesan keadilan iklim antargenerasi. Menurut Suara.com dan Detik, instalasi setinggi sekitar lima meter tersebut menjadi simbol krisis iklim, sedangkan peserta menyampaikan tuntutan terkait perlindungan lingkungan dan kebijakan energi.
Dalam manifesto yang dibacakan, koalisi menolak model pembangunan yang dinilai eksploitatif serta mendesak penghentian deforestasi dan perusakan ekosistem. Mereka juga meminta pemerintah menindak korporasi perusak lingkungan, menjamin pemulihan ekosistem, serta melindungi masyarakat terdampak.
Media Indonesia melaporkan koalisi turut menuntut penerapan pajak atas keuntungan berlebih industri fosil berdasarkan prinsip pencemar membayar. Mereka juga meminta manfaat ekonomi transisi energi tidak terkonsentrasi pada korporasi dan investor besar.
Aksi tersebut berlangsung ketika karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah. CNN Indonesia melaporkan data satelit Nusantara Atlas mencatat luas area terbakar di Indonesia mencapai 1,92 juta hektare hingga akhir September 2026. Anggota DPR yang dikutip Pantau mendesak pemerintah mengevaluasi sistem pengendalian karhutla.
Koalisi juga mendesak pemerintah merevisi dokumen kontribusi yang ditetapkan secara nasional untuk memastikan target penurunan emisi selaras dengan batas kenaikan suhu global 1,5 derajat Celsius, disertai kebijakan yang mengikat dan pengawasan publik.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
DPR Desak Evaluasi Karhutla di Hampir 20.000 Titik
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendesak evaluasi penanganan karhutla di Indonesia. Ia menyebut hampir 20.000 titik dan mengusulkan…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga



