Banjir Lahar Semeru Rusak Infrastruktur, 117 Keluarga Terisolasi
Banjir lahar dingin Semeru pada 2 November merusak tanggul, jalan, dan jembatan di Lumajang. Getaran maksimum 65 milimeter berlangsung enam jam dan 117 kepala keluarga terisolasi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Lumajang — Banjir lahar dingin Gunung Semeru merusak infrastruktur pengendali banjir di aliran Besuk Kobokan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin, 2 November 2026, serta mengisolasi 117 kepala keluarga.
Banjir lahar disertai getaran beramplitudo maksimum 65 milimeter selama enam jam. Sejumlah infrastruktur pengendali banjir yang masih dalam tahap pembangunan terdampak terjangan material vulkanik dan peningkatan debit sungai.
Dampak lain meliputi jebolnya tanggul Sungai Glidik di Dusun Pasirejo, terputusnya akses menuju Taman Sari Bawah sepanjang kurang lebih 200 meter, serta tidak dapat dilaluinya Jembatan Limpas Wareng oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Tiga teras rumah roboh dan 10 rumah lain berisiko ambruk.
Kerusakan mengganggu akses dan keselamatan warga
Peristiwa ini penting bagi pembaca karena kerusakan tanggul, jalan, dan jembatan menghambat mobilitas warga Lumajang serta memperbesar risiko bagi permukiman di sekitar aliran sungai berhulu Semeru. Data teknis mengenai amplitudo dan durasi getaran menunjukkan besarnya kejadian pada 2 November.
Kementerian Pekerjaan Umum mengidentifikasi kerusakan infrastruktur sumber daya air akibat banjir lahar di Lumajang. Inventarisasi itu mencakup tanggul beton pengendali banjir dan lahar yang tertimbun material vulkanik, tiga bangunan sabo dam, serta tanggul sungai di bawah jembatan gantung yang mengalami pengikisan.
Warga juga diminta mewaspadai aliran lahar di sungai berhulu Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Jadwal pemulihan akses atau penyelesaian perbaikan infrastruktur belum disebutkan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Saiful Rizal dan Feri Yudoyono Diarak di Lumajang
Saiful Rizal dan Feri Yudoyono disambut di Lumajang pada 9 Oktober 2026 setelah meraih medali Asian Games 2026 di Jepang. Keduanya diarak keliling kot…
Terbaru di Daerah
Baca juga




