Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

Getaran Lahar Hujan Semeru Ganggu Sabo Dam di Lumajang

Getaran banjir lahar hujan di puncak Gunung Semeru terekam hampir empat jam dan meningkatkan debit air. Pembangunan sabo dam Curah Kobokan terganggu, sementara warga tetap beraktivitas normal.

Oleh

· 2 menit baca

Lumajang — Getaran banjir lahar hujan akibat hujan deras di puncak Gunung Semeru terekam hampir empat jam pada Jumat malam, 30 Oktober 2026. Peristiwa tersebut meningkatkan debit air dan mengganggu sementara pembangunan sabo dam di Curah Kobokan, sedangkan aktivitas warga tetap berjalan normal.

Pengamatan selama 24 jam mencatat satu gempa getaran banjir dengan amplitudo 50 mm dan durasi 13.524 detik. Air yang meningkat mengalir ke sejumlah daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru. Petugas meneruskan informasi kepada warga di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan berintensitas tinggi.

Getaran lahar mengganggu pembangunan sabo dam di Curah Kobokan

Gunung Semeru masih berstatus aktivitas vulkanik Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar tidak ada aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.

Di luar jarak tersebut, warga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena terdapat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak. Aktivitas juga dilarang dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena ancaman lontaran batu pijar.

BPBD Lumajang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai di sekitarnya. Pemantauan petugas dan penyampaian informasi kepada warga terus dilakukan saat hujan deras memicu peningkatan debit air.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.