BNPB Catat Banjir di Empat Kecamatan Kabupaten Malang
BNPB mencatat banjir pada 2 November 2026 berdampak pada 43 kepala keluarga dan 43 rumah di empat kecamatan Kabupaten Malang. Satu jembatan rusak dan akses jalan telah kembali dilalui kendaraan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Malang — Banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Malang pada 2 November 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat banjir melanda empat kecamatan dan berdampak pada sekitar 43 kepala keluarga serta 43 rumah.
Mengapa ini penting: Warga di empat kecamatan terdampak banjir, sementara satu jembatan rusak dan petugas masih membersihkan material serta membutuhkan alat berat dan truk tangki.
Wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Ampelgading, Bantur, Pagelaran, dan Sumbermanjing Wetan. Lima desa yang dilaporkan terdampak ialah Tirtomoyo, Lebakharjo, Bantur, Kademangan, dan Klepu.
Menurut BNPB, bencana itu juga merusak satu jembatan dan berdampak pada empat akses jalan. Air kemudian surut, sedangkan akses jalan telah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat desa. Petugas masih membersihkan material banjir, dengan kebutuhan penanganan berupa alat berat dan truk tangki.
Catatan mengenai longsor
BNPB juga mencatat kejadian tanah longsor di Kabupaten Malang yang berdampak pada 24 kepala keluarga. Data kejadian BNPB mencatat longsor tersebut sebagai peristiwa pada 31 Oktober 2026, sehingga tidak digabungkan sebagai angka kerusakan rumah akibat banjir pada 2 November.
Laporan media mengenai penanganan BPBD menyebut longsor dan banjir terjadi di delapan kecamatan serta sejumlah rumah terdampak. Namun, angka dan cakupan tersebut berbeda dari pembaruan BNPB yang mencatat banjir pada empat kecamatan dan 43 rumah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Daerah
Banjir Lahar Semeru Berdampak pada Sekitar 1.100 Warga Lumajang
Banjir lahar hujan dan longsor menerjang tiga kecamatan di Lumajang pada 2 November 2026. Sekitar 1.100 jiwa terdampak, sementara sejumlah rumah dan a…
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga




