Lumajang Tetapkan Siaga Darurat Hidrometeorologi hingga 1 Januari 2027
Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan siaga darurat hidrometeorologi pada 2 November 2026 hingga 1 Januari 2027 setelah banjir lahar, longsor, dan luapan sungai melanda sejumlah wilayah.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kabupaten Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi mulai 2 November 2026 hingga 1 Januari 2027. Keputusan itu diambil setelah hujan deras memicu banjir lahar, banjir luapan, tanah longsor, dan pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Mengapa ini penting: Penetapan ini menjadi dasar penanganan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Lumajang sejak 2 November 2026 hingga 1 Januari 2027.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang, Isnugroho, mengatakan status tersebut ditetapkan melalui surat keputusan pemerintah kabupaten. Menurut dia, masa siaga berlangsung selama dua bulan untuk mendukung penanganan bencana pada musim hujan.
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hujan berintensitas tinggi pada 1–2 November 2026 memicu luapan sungai, tanggul jebol, longsor, dan pohon tumbang. Dampaknya tersebar di Kecamatan Pasirian, Jatiroto, dan Tempursari, meliputi delapan desa.
Di Kecamatan Pasirian, banjir lahar merusak aliran tanggul Sungai Regoyo di Desa Gondoruso. Di Kecamatan Tempursari, bencana melanda sejumlah desa, sedangkan genangan di Kecamatan Jatiroto mencapai 20–60 sentimeter di Dusun Persil, Desa Rojopolo.
Liputan6 melaporkan 600 warga terdampak di Tempursari dan 500 warga terdampak genangan di Jatiroto. Jalan penghubung Purorejo–Tamansari Bawah sepanjang 100 meter juga terputus.
BNPB mengimbau warga mewaspadai hujan lebat, angin kencang, banjir, dan longsor selama periode cuaca basah. Pemerintah daerah dan BPBD melanjutkan penanganan di wilayah terdampak selama status siaga berlaku.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BPBD Bali Ingatkan Warga Waspadai Hujan dan Kekeringan pada Masa Peralihan
BPBD Bali mengingatkan warga menghadapi cuaca yang berubah pada masa peralihan musim. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang pada 4–6 November…
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga



