Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Arosuka
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau kawasan terdampak banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, serta mengecek pengungsian, rumah warga, jembatan, dan RSUD.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Arosuka — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat, 25 September 2026.
Peninjauan itu mencakup kondisi masyarakat dan sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana. Gibran juga menemui warga yang mengungsi di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.
Di lapangan, Gibran meninjau Jembatan Arosuka yang menjadi akses penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok. Ia meminta sarana dan prasarana jembatan serta ruas jalan di sekitarnya yang terdampak banjir segera ditangani.
Pemulihan akses menentukan penanganan warga
Perbaikan akses menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana karena jalur tersebut digunakan masyarakat, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan. Dalam rapat koordinasi di posko utama, Gibran menyampaikan bahwa akses utama harus segera pulih dan jalur yang digunakan masyarakat perlu dipastikan aman.
Selain meninjau lokasi terdampak, Gibran mendatangi RSUD Arosuka, tempat korban luka dirawat. Peninjauan tersebut juga diarahkan untuk memastikan pemulihan dan perbaikan pascabencana dapat segera dilakukan.
Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka sebelum kunjungan tersebut. Laporan pemerintah daerah yang dikutip media menyebut bencana itu menimbulkan korban meninggal dunia, warga yang masih dalam pencarian, korban luka, serta kerusakan pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur.
Penanganan berikutnya mencakup pemulihan akses utama, perbaikan jembatan dan jalan terdampak, serta pemenuhan kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
Banjir Bandang Terjang Kompleks Perkantoran Kabupaten Solok
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok pada 21 September 2026. Material lumpur, batu, kayu, dan longsoran menutup se…
Terbaru di Daerah
Berita utama hari ini

Baca juga





