Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Gubernur Bali Nyatakan Kelangkaan BBM Belum Ganggu Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan gangguan pasokan BBM belum menghambat pariwisata, meski pelaku usaha mengeluhkan dampaknya terhadap operasional dan antrean SPBU masih terjadi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Siluet gerbang pura berlatar belakang gunung dan langit berawan di Bali.
Ilustrasi: Siluet gerbang pura berlatar belakang gunung dan langit berawan di Bali. · Foto: Rizk Nas / Pexels

Jimbaran — Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan kelangkaan bahan bakar minyak belum mengganggu sektor pariwisata Bali pada 19 Oktober 2026. Ia menyebut penerbangan internasional, penerbangan domestik, dan kunjungan wisatawan mancanegara pada Oktober meningkat.

Mengapa ini penting: Gangguan pasokan BBM dapat memengaruhi mobilitas warga dan operasional usaha wisata, meski pemerintah menyatakan pariwisata Bali tetap berjalan.

Koster menyampaikan pernyataan itu saat memberikan keterangan di Jimbaran, Kabupaten Badung. Menurut dia, peningkatan jumlah penerbangan dan wisatawan menunjukkan gangguan pasokan BBM belum melumpuhkan aktivitas pariwisata.

Namun, pelaku usaha wisata mengeluhkan dampak kelangkaan BBM terhadap operasional. Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU setelah pasokan Pertalite dan Pertamax terbatas di beberapa wilayah Bali.

Suara.com melaporkan gangguan pasokan dipicu keterlambatan kapal tanker pembawa 18 juta liter BBM. Kapal yang semestinya bersandar pada 11 Oktober 2026 pukul 06.30 Wita baru tiba sekitar pukul 22.00 Wita sehingga penyaluran ke depo tidak berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah Provinsi Bali menyatakan kuota BBM tidak dikurangi. Pertamina sebelumnya memastikan stok Bali aman hingga dua pekan dan menyalurkan 3 juta liter Pertamax serta 19,2 juta liter Pertalite pada 13 Oktober 2026.

Penyaluran berikutnya mencakup 25 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax secara bertahap pada 15–17 Oktober 2026. Pertamina juga menyepakati pengoperasian SPBU selama 24 jam di wilayah Denpasar dan Badung.

Pada 19 Oktober 2026, Koster kembali menyatakan kondisi pariwisata tetap berjalan meski keluhan mengenai pasokan BBM masih muncul dari pelaku usaha.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.