Jogja Cultural Wellness Festival Hadirkan Yoga dan Lokakarya Jamu
Jogja Cultural Wellness Festival 2026 berlangsung 6–8 November di Loman Park Hotel Yogyakarta. Agenda meliputi yoga, meditasi, lokakarya jamu, terapi seni, dan kuliner wellness.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Yogyakarta — Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 akan berlangsung pada 6–8 November 2026 di Loman Park Hotel Yogyakarta dengan agenda yoga, meditasi, lokakarya jamu, terapi seni, keterhubungan dengan alam, dan kuliner wellness.
Festival yang memasuki tahun keempat ini memadukan kekayaan budaya Yogyakarta dengan praktik kebugaran modern. Penyelenggara membaginya ke dalam lima zona pengalaman, yakni Mind & Body, Healing & Therapy, Nature Connection, Creative Expression, dan Culinary Wellness.
Rangkaian acara mencakup kegiatan untuk kebugaran tubuh, ketenangan pikiran, pengenalan racikan herbal Nusantara, terapi seni, serta aktivitas yang mengajak peserta terhubung dengan alam. Area kuliner juga disiapkan untuk memperkenalkan pengalaman makanan yang berkaitan dengan gaya hidup sehat.
JCWF 2026 menyiapkan 89 program terjadwal, melibatkan 97 komunitas dan mitra terkurasi, serta 65 praktisi wellness. Sebanyak 16 program dapat diikuti tanpa biaya. Festival ini juga dilengkapi panggung utama, ruang komunitas, sesi konsultasi satu lawan satu, dan pasar produk lokal.
Festival mempertemukan budaya dan praktik kebugaran
Bagi pembaca di Indonesia, agenda ini menunjukkan pengembangan wisata berbasis budaya dan kesehatan di Yogyakarta. Kegiatan yang menggabungkan tradisi jamu, praktik kebugaran, kreativitas, lingkungan, dan kuliner memberi ruang bagi komunitas serta pelaku industri untuk memperkenalkan pengalaman wellness yang berakar pada budaya lokal.
Festival ini diinisiasi oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan didukung Kementerian Pariwisata. Tema yang diusung adalah Reconnecting People, Culture & Wellbeing, atau membangun kembali keterhubungan antara manusia, budaya, dan kesejahteraan.
JCWF 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari pada 6–8 November 2026 di Loman Park Hotel Yogyakarta. Informasi sumber juga menyebutkan sejumlah program dapat diikuti gratis, sementara agenda lainnya berlangsung dalam lima zona pengalaman yang telah ditetapkan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
GIPI Nilai Pemulihan Pariwisata Indonesia Belum Merata
GIPI menyebut pemulihan pariwisata Indonesia belum merata. Kunjungan wisman mencapai 10.58 juta pada Januari-Agustus 2026, tetapi okupansi akomodasi d…
Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga




