Majang Puto, Karya Riko Mappedeceng di Kedai Kopi Sedap Rasa.
Sebuah pameran fotografi bertajuk “TAUT: Manusia, Ruang, dan Cerita”.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
KABAR18.COM — Majang Puto, sebuah platform media yang menjadi wadah bagi para fotografer untuk memamerkan dan memperkenalkan karya visual mereka, kembali menghadirkan sebuah pameran fotografi bertajuk “TAUT: Manusia, Ruang, dan Cerita”.
Pameran tunggal karya fotografer Riko Mappedeceng berlangsung selama satu minggu dari tanggal 2–8 November 2026 di Toko Kopi Rasa Sedap, Pasar Kota Jambi.
Melalui pameran ini, Riko Mappedeceng menghadirkan fotografi sebagai medium untuk mengekspresikan gagasan, merekam pengalaman, serta membaca hubungan antara manusia dan ruang yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema utama “TAUT: Manusia, Ruang, dan Cerita”, pameran ini berangkat dari gagasan bahwa manusia tidak hanya dipahami sebagai subjek yang direkam melalui sebuah gambar, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan yang terus bergerak dan berinteraksi dengan lingkungannya.
Ruang dalam pameran ini tidak sekadar menjadi latar sebuah peristiwa. Lebih dari itu, ruang menyimpan jejak, menghadirkan pengalaman, dan memperlihatkan berbagai perubahan yang berlangsung seiring waktu. Sementara cerita tumbuh dari perjumpaan manusia dengan ruang, pengalaman yang dijalani, serta makna yang terbentuk di dalamnya.
Melalui rangkaian karya fotografi yang ditampilkan, TAUT mengajak pengunjung untuk melihat lebih dekat, membangun hubungan antargambar, serta menemukan makna di balik hal-hal yang tampak. Pameran ini menjadi ruang pertemuan antara fotografer, karya, dan pengunjung untuk membaca kembali hubungan manusia dengan lingkungan di sekitarnya.
Tidak hanya menghadirkan pameran fotografi, rangkaian kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai aktivitas yang membuka ruang diskusi, eksplorasi, dan interaksi antarkomunitas. Beberapa kegiatan yang akan dihadirkan meliputi sharing session bersama jurnalis, workshop arsitektur, hunting foto, serta walking tour.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, Majang Puto berharap pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya fotografi, tetapi juga ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagi para pegiat seni, fotografer, komunitas kreatif, serta masyarakat umum.
"Sebab, setiap gambar memiliki cerita, setiap ruang menyimpan jejak, dan setiap perjumpaan menghadirkan makna." Tutur Riko
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Berhasil Ungkap DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sinergi pengamanan lintas wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama aparat penegak hukum berhasil mendukung penangkapan seorang Daftar Pen…
Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga





