Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Komdigi Ingatkan Jawaban Chatbot AI Belum Tentu Benar

Kementerian Komunikasi dan Digital mengingatkan pengguna agar tidak menganggap jawaban chatbot AI sebagai kebenaran tanpa pemeriksaan silang melalui sumber yang tepercaya dan terverifikasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Laptop, buku catatan, alat tulis, dan kaca pembesar di atas meja kerja putih.
Ilustrasi: Laptop, buku catatan, alat tulis, dan kaca pembesar di atas meja kerja putih. · Foto: Yan Krukau / Pexels

Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital mengingatkan masyarakat bahwa jawaban chatbot kecerdasan buatan (AI) belum tentu benar pada 29 Oktober 2026 di Jakarta.

Mengapa ini penting: Pengguna AI di Indonesia perlu memeriksa jawaban chatbot melalui sumber tepercaya sebelum menjadikannya acuan, terutama untuk informasi penting tentang kebijakan pemerintah atau tuduhan.

Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Komdigi, Marroli Jeni Indarto, mengatakan chatbot menghasilkan jawaban berdasarkan pola dalam sistem dan model bahasanya. Karena itu, jawaban AI dapat mengandung kekeliruan dan tidak selalu mencerminkan kebenaran.

Dalam acara Ngopi Bareng di Kantor Komdigi, Marroli meminta pengguna melakukan pemeriksaan silang dan mencari konfirmasi dari sumber yang tepercaya, termasuk media daring yang terverifikasi. Ia menekankan perlunya keterlibatan manusia untuk memeriksa informasi yang dihasilkan AI.

Menurut Bisnis.com, Komdigi menyatakan AI tetap memiliki manfaat untuk membantu masyarakat mencari informasi, belajar, dan bekerja. Namun, pengguna perlu bersikap kritis sebelum menjadikan hasil chatbot sebagai acuan.

Medcom.id melaporkan Marroli juga menekankan bahwa keputusan dan penilaian tetap berada di tangan pengguna. Pemeriksaan ulang diperlukan terutama untuk informasi penting yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah atau tuduhan terhadap pihak tertentu.

Imbauan Komdigi

  • Jawaban chatbot dibentuk oleh pola yang terdapat dalam sistem dan model bahasa.
  • Pengguna diminta membandingkan jawaban AI dengan sumber yang dapat diverifikasi.
  • AI dapat membantu proses berpikir, tetapi tidak menggantikan penilaian manusia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.