Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Indonesia Jadi Pendiri Organisasi AI Global di Shanghai

Indonesia menjadi salah satu pendiri WAICO bersama perwakilan dari 30 negara di Shanghai. Organisasi ini diarahkan memperkuat tata kelola AI global yang aman, beretika, dan berpusat pada manusia.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto makro komponen elektronik dan chip pada papan sirkuit biru.
Ilustrasi: Foto makro komponen elektronik dan chip pada papan sirkuit biru. · Foto: Ivan Chumak / Pexels

Shanghai — Indonesia resmi menjadi salah satu pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) bersama perwakilan dari 30 negara dalam rangkaian World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China, pada 22 Oktober 2026.

Informasi tersebut disampaikan dalam laporan mengenai penguatan kerja sama global dan digitalisasi pemerintah. WAICO diarahkan menjadi wadah tata kelola kecerdasan artifisial global yang aman, beretika, inklusif, dan berpusat pada kedaulatan manusia.

Keikutsertaan Indonesia menempatkan pemerintah dalam pembahasan internasional mengenai arah pengembangan dan pengaturan kecerdasan artifisial. Kerja sama itu juga berkaitan dengan pemanfaatan teknologi tinggi sebagai mesin pertumbuhan baru dan penguatan kepemimpinan digital Indonesia.

WAICO membuka ruang Indonesia dalam tata kelola AI global

Bagi pembaca di Indonesia, pendirian WAICO relevan karena keputusan mengenai keamanan, etika, akses teknologi, dan manfaat kecerdasan artifisial akan memengaruhi kebijakan nasional serta pengembangan ekonomi digital. Keterlibatan sebagai pendiri memberi Indonesia ruang untuk menyampaikan kepentingan nasional dalam kerja sama antarnegara.

Laporan RRI menyebut Indonesia menjadi anggota pendiri WAICO dan bahwa penandatanganan deklarasi dilakukan dalam rangkaian WAIC 2026 di Shanghai. Laporan itu juga menyatakan WAICO dibangun dengan prinsip inklusif, aman, tepercaya, dan berpusat pada manusia.

Berita lain menyebut pembentukan organisasi tersebut dilakukan bersama negara-negara dari berbagai kawasan. Fokusnya mencakup kerja sama internasional dan tata kelola AI agar teknologi itu berkembang secara aman serta memberi manfaat yang lebih luas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.