Kabar18.com

Senin, 19 Oktober 2026

Pabrik Tramadol dan Hexymer Berkapasitas 8 Juta Butir Digerebek

Polisi menggerebek tiga lokasi produksi obat keras ilegal di Bizpark, Bandung. Pabrik itu berkapasitas hingga 8 juta butir per hari, dengan bahan baku untuk 256 juta butir.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Banyak pil putih bulat berserakan di atas permukaan kuning cerah.
Ilustrasi: Banyak pil putih bulat berserakan di atas permukaan kuning cerah. · Foto: Anna Shvets / Pexels

Bandung — Penggerebekan pada 18 Oktober 2026 mengungkap pabrik obat keras ilegal di kawasan Pergudangan Bizpark, Kopo, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi hingga 8 juta butir per hari dan bahan baku yang diperkirakan menghasilkan 256 juta butir. Polrestabes Bandung menyita obat jenis Hexymer dan Tramadol siap edar, bahan baku, serta peralatan produksi.

Penggerebekan dilakukan terhadap tiga lokasi yang berdekatan di kompleks pergudangan tersebut. Polisi mengamankan empat tersangka tambahan setelah sebelumnya menangkap satu orang di Kilometer 125 Tol Purbaleunyi pada Jumat, 16 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Total tersangka yang diamankan dalam rangkaian pengungkapan ini mencapai lima orang.

Barang bukti yang disita mencakup obat siap edar, bahan baku dalam jumlah berton-ton yang disimpan di puluhan drum, mesin cetak, mesin pemanas, telepon seluler, laptop berisi data penjualan, dan buku rekening. Polisi menyebut bahan baku di lokasi diperkirakan dapat menghasilkan 256 juta butir obat jenis Hexymer dan Tramadol.

Kapasitas produksi menunjukkan jangkauan distribusi yang luas

Kasus ini penting bagi pembaca karena produksi hingga 8 juta butir per hari memperlihatkan skala peredaran obat keras ilegal yang tidak terbatas pada satu kawasan. Polisi menyebut distribusi ditujukan ke wilayah Jawa Barat dan pasar luar daerah, termasuk Jakarta.

Pengungkapan bermula dari penangkapan seorang tersangka dengan barang bukti 600 ribu butir Hexymer siap edar yang hendak dibawa menuju Jakarta. Pengembangan perkara kemudian mengarah ke lokasi produksi dan penyimpanan di Bizpark. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan distribusi di balik pabrik tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Daerah

  2. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.