IHSG Anjlok ke 4.961,87, BEI Pangkas Batas ARB di Jakarta
IHSG dibuka turun 4,31 persen ke level 4.961,87 di Jakarta pada 19 Oktober 2026. BEI memangkas batas auto rejection bawah menjadi 7 persen setelah tekanan terkait usulan perubahan status Indonesia oleh MSCI.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 4,31 persen ke level 4.961,87 pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, setelah merosot 11,6 persen pada Jumat.
Penurunan tersebut membawa IHSG kembali ke level 4.900, yang disebut menjadi level terendah sejak pandemi. Tekanan pasar muncul setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengusulkan perubahan klasifikasi Indonesia dari pasar berkembang menjadi pasar mandiri atau standalone market.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons gejolak itu dengan memangkas batas auto rejection bawah (ARB) menjadi 7 persen dari sebelumnya 15 persen. Ketentuan baru tersebut mulai berlaku pada Senin, 19 Oktober 2026.
Perubahan status pasar dapat memengaruhi arus investasi
Usulan MSCI berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap arus keluar investor asing karena Indonesia dapat dikeluarkan dari sejumlah indeks saham global. Laporan Reuters menyebut peringatan MSCI memperlemah sentimen investor dan membuat perhatian pasar tertuju pada langkah Jakarta untuk menjawab kekhawatiran penyedia indeks.
Penurunan pada Jumat tercatat 11,6 persen, sehingga tekanan jual berlanjut ke awal pekan.
Dengan batas ARB baru, saham pada sejumlah rentang harga hanya dapat turun maksimal 7 persen dalam satu hari perdagangan. Batas tersebut dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada investor mengevaluasi informasi yang tersedia dan mengambil keputusan berdasarkan fundamental ekonomi Indonesia.
Usulan perubahan klasifikasi MSCI masih berada dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final. CNBC Indonesia melaporkan, pelaku pasar dapat menyampaikan tanggapan hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan akhir dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Inspirasi
Buku Perjuangan Sang Musafir Diluncurkan di Jakarta
Buku karya Pastor Walden Sitanggang dan Pastor Supriyadi Pardosi diluncurkan serta dibedah di Jakarta pada 17 Oktober 2026 untuk menguatkan kepedulian…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga



