Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Lima Erupsi Tercatat di Gunung Anak Krakatau, Status Tetap Siaga

Gunung Anak Krakatau mengalami lima erupsi pada 17 Oktober 2026 dari pukul 01.31 WIB hingga 02.15 WIB. Statusnya masih Level III atau Siaga.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan laut biru dengan pulau pegunungan berselimut awan di bawah langit cerah.
Ilustrasi: Pemandangan laut biru dengan pulau pegunungan berselimut awan di bawah langit cerah. · Foto: Archie Binamira / Pexels

Rajabasa — Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda mengalami lima kali erupsi pada Sabtu, 17 Oktober 2026, dalam rentang pukul 01.31 WIB hingga 02.15 WIB. Erupsi tercatat pada pukul 01.31 WIB, 01.35 WIB, 01.40 WIB, 01.47 WIB, dan 02.15 WIB.

Detik melaporkan erupsi terakhir pada pukul 02.15 WIB memiliki amplitudo maksimum 53 milimeter dan durasi 28 detik. Tribun Lampung menyebut seluruh letusan tersebut tidak memperlihatkan tinggi kolom erupsi berdasarkan laporan pengamatan yang dirilis melalui MAGMA Indonesia oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Geologi, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Status Gunung Anak Krakatau masih Level III atau Siaga. Rekomendasi yang dikutip dalam laporan menyatakan masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki atau melakukan kegiatan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Larangan juga berlaku pada radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Anak Krakatau.

Status Siaga membatasi aktivitas di sekitar Anak Krakatau

Pembatasan tersebut penting bagi pembaca di Lampung dan Banten karena kawasan Gunung Anak Krakatau berada di perairan Selat Sunda. Laporan juga menyebut potensi bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan erupsi sekunder akibat kontak material lava panas dengan air laut maupun air hujan.

Detik mencatat lima erupsi berlangsung selama 44 menit. Erupsi pada pukul 01.40 WIB memiliki amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 22 detik, sedangkan erupsi pada pukul 01.47 WIB memiliki amplitudo maksimum 55 milimeter dan durasi 29 detik.

Tribun Lampung melaporkan pada Minggu pagi belum terdapat laporan erupsi terbaru, sementara status gunung tetap Level III atau Siaga. Informasi tersebut bersumber dari laporan pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan informasi MAGMA Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.